
Janice Tjen harus mengakui keunggulan lawan di babak pertama nomor tunggal putri turnamen Indian Wells 2026. Meski begitu, petenis asal Indonesia ini belum menutup peluang untuk terus bersaing di nomor ganda. Perjalanan Janice di edisi kali ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level WTA 1000.
Petenis berusia 23 tahun itu tampil melawan Jaqueline Cristian dari Rumania. Pertandingan yang berlangsung selama hampir tiga jam itu berakhir dengan kekalahan Janice lewat skor 6-4, 4-6, 6-7 (7-3) dalam babak tie-break. Meski gagal lolos, penampilannya sempat menunjukkan ketangguhan dan semangat juang yang tinggi.
Perjalanan Janice Tjen di Indian Wells 2026
Pertandingan pembuka Janice Tjen di Indian Wells 2026 berlangsung di lapangan utama BNP Paribas Open, Kamis (5/3/2026). Lawannya adalah Jaqueline Cristian, petenis berpengalaman dari Rumania yang saat itu berada di luar peringkat 50 besar WTA. Meski bukan unggulan, Cristian tampil percaya diri dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik.
Janice datang dengan beban harapan tinggi. Ia baru saja menunjukkan performa solid di turnamen Qatar Open beberapa waktu lalu. Namun, pertandingan kali ini menjadi tantangan yang berat.
1. Set Pertama: Momentum Awal untuk Janice
Janice Tjen memulai pertandingan dengan cukup baik. Di set pertama, ia mencatat 69,2 persen poin servis yang berhasil dimenangkan. Statistik ini menunjukkan bahwa ia mampu menjaga ritme permainan dengan stabil.
Ia sempat memimpin 3-1 dan mencatat peluang break point. Namun, Cristian tidak tinggal diam dan langsung membalas dengan permainan agresif. Meski begitu, Janice berhasil menutup set pertama dengan skor 6-4.
2. Set Kedua: Tekanan dari Cristian
Di set kedua, Cristian mulai menunjukkan keunggulan. Servisnya lebih tajam, dan ia mencatat dua ace sepanjang set. Persentase servis pertama yang berhasil dimenangkan mencapai 70,4 persen.
Janice mencoba mengimbangi intensitas permainan lawan. Namun, Cristian mampu memanfaatkan dua peluang break point untuk merebut set kedua dengan skor 6-4. Skor imbang kembali tercipta, dan pertandingan pun dilanjutkan ke set ketiga.
3. Set Ketiga dan Tie-Break: Puncak Ketegangan
Set ketiga menjadi medan sengit yang mempertemukan dua petenis dalam kondisi seimbang. Skor berjalan ketat, dan kedua pemain saling mengejar angka hingga mencapai 6-6.
Tie-break pun dimainkan. Di sini, Cristian kembali menunjukkan dominasi dengan mencatat tiga ace. Ia memanfaatkan momentum ini untuk menutup pertandingan dengan skor 7-3 dalam babak penentu.
| Statistik Pertandingan | Janice Tjen | Jaqueline Cristian |
|---|---|---|
| Poin Servis Dimenangkan | 47,2% | 52,8% |
| Ace | 3 | 5 |
| Servis Pertama Dimenangkan | 65,1% | 70,4% |
| Durasi Pertandingan | 2 jam 46 menit | |
Langkah Selanjutnya di Nomor Ganda
Meski harus berhenti di babak pertama nomor tunggal, Janice Tjen belum selesai bertanding. Ia masih memiliki kesempatan di nomor ganda, di mana ia akan berpasangan dengan Chan Hao-ching dari Taiwan.
Duet ini akan menghadapi pasangan Katarzyna Piter (Polandia) dan Andreja Klepac (Slovenia) di babak 32 besar. Pertandingan dijadwalkan berlangsung Sabtu (6/3/2026) pukul 05.30 WIB.
1. Reunian dengan Mantan Rekan Ganda
Menariknya, salah satu lawan mereka adalah Katarzyna Piter, yang pernah menjadi rekan ganda Janice di beberapa turnamen sebelumnya. Ini bukan pertama kalinya mereka bertemu sebagai lawan.
Janice dan Piter pernah bermain bersama di turnamen WTA 250 di tahun 2024. Kala itu, mereka berhasil mencapai semifinal sebelum kalah dari unggulan ketiga. Kini, mereka akan saling berhadapan di lapangan.
2. Potensi dan Tantangan di Nomor Ganda
Janice Tjen saat ini menempati posisi ke-32 di klasemen WTA nomor ganda. Performanya di nomor ini cenderung lebih stabil dibandingkan nomor tunggal. Ia kerap menjadi andalan Indonesia di ajang bergengsi seperti Indian Wells.
Chan Hao-ching, rekan gandanya, juga bukan nama asing. Petenis Taiwan ini memiliki pengalaman panjang di turnamen WTA dan sering mencapai babak kedua atau ketiga di nomor ganda.
3. Jadwal Pertandingan Ganda
Berikut jadwal pertandingan ganda Janice Tjen di Indian Wells 2026:
- Babak 32 Besar: vs Katarzyna Piter / Andreja Klepac – Sabtu, 6 Maret 2026, pukul 05.30 WIB
- Babak 16 Besar: Jika lolos – Minggu, 7 Maret 2026
- Perempat Final: Jika lolos – Senin, 8 Maret 2026
Potensi dan Harapan ke Depan
Meski hasil di nomor tunggal belum sesuai harapan, Janice Tjen tetap menjadi salah satu wajah tenis putri Indonesia. Permainannya terus berkembang, terutama dalam hal konsistensi dan pengambilan keputusan di titik kritis.
Di nomor ganda, ia memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh. Duetnya dengan Chan Hao-ching diharapkan bisa memberikan hasil positif, terutama mengingat pengalaman dan kemampuan kedua pemain.
1. Strategi yang Diterapkan
Untuk menghadapi Piter dan Klepac, Janice dan Chan akan fokus pada pola permainan net dan servis yang tajam. Kedua lawan dikenal kuat dalam permainan baseline, sehingga pendekatan dari depan bisa menjadi kunci.
Selain itu, komunikasi di lapangan juga menjadi poin penting. Janice kerap menjadi inisiator dalam pertandingan ganda, dan Chan harus bisa menyesuaikan ritme dengan cepat.
2. Target Realistis di Turnamen Ini
Target utama Janice di Indian Wells 2026 adalah mencapai babak kedua atau ketiga di nomor ganda. Di nomor tunggal, meski gagal lolos, pengalaman yang didapat dianggap sebagai bekal berharga menuju turnamen-turnamen berikutnya.
3. Dukungan untuk Petenis Muda
Perjalanan Janice Tjen di kancah internasional terus memberikan inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Ia menjadi bukti bahwa petenis lokal bisa bersaing di level tertinggi, meski harus melalui proses yang tidak mudah.
Penutup
Indian Wells 2026 menjadi babak baru dalam perjalanan Janice Tjen. Meski tersingkir di babak pertama nomor tunggal, ia tetap punya kesempatan di nomor ganda. Dengan rekan setim yang solid dan strategi matang, Janice punya peluang untuk kembali menorehkan prestasi.
Petenis asal Indonesia ini terus menunjukkan bahwa ia bukan hanya bakat, tapi juga pejuang sejati di atas lapangan. Apapun hasilnya, langkah Janice di Indian Wells kali ini adalah bagian dari perjalanan panjangnya menuju puncak.
Disclaimer: Data statistik dan jadwal pertandingan bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan turnamen.





