
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil mencatatkan namanya di babak perempat final All England 2026. Langkahnya menuai sorotan setelah menumbangkan wakil Taiwan, Chou Tien Chen, dalam pertandingan 16 besar yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Kamis (5/3/2026). Kemenangan ini bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya, tapi juga tentang bagaimana Alwi mampu melampaui trauma masa lalu dan menunjukkan performa terbaiknya di ajang bergengsi ini.
Ini adalah kemenangan pertama Alwi atas Chou Tien Chen, yang saat ini menempati posisi ketujuh dalam peringkat dunia. Dalam dua gim yang dijalani, Alwi tampil sabar dan terkendali. Skor akhir 21-13 dan 21-19 mencerminkan dominasi Alwi yang lebih banyak mengandalkan strategi ketimbang kekuatan semata. Ia tampak lebih tenang, tidak terburu-buru, dan fokus pada penempatan bola yang akurat.
Kemenangan Berarti Lebih dari Sekadar Angka
Alwi Farhan bukan sosok asing di kancah bulutangkis internasional. Namun, kemenangan kali ini punya makna yang lebih dalam. Pertemuan sebelumnya dengan Chou Tien Chen kerap berakhir dengan kekalahan di gim penentu. Alwi mengaku bahwa pengalaman itu menjadi beban mental yang cukup berat.
Namun, kali ini ia berhasil mengendalikan emosi dan fokus pada permainan. “Lebih melawan rasa ragu-ragu, melawan rasa trauma yang ada di dalam diri saya,” ujar Alwi dalam rilis PBSI. Mental yang kuat dan strategi tepat jadi kunci utama kemenangan ini.
Selain itu, Alwi juga menunjukkan perkembangan taktik yang signifikan. Ia tidak lagi mengandalkan smes keras sebagai senjata utama. Sebaliknya, ia lebih banyak menggunakan dropshot dan penempatan bola yang membuat lawan kerepotan. Strategi ini terbukti efektif menghadapi Chou Tien Chen yang biasanya unggul dalam pertandingan cepat dan berkekuatan.
Strategi Alwi dalam Menghadapi Chou Tien Chen
Pertandingan melawan Chou Tien Chen bukan soal siapa yang lebih kuat, tapi siapa yang lebih cerdik. Alwi Farhan memilih untuk “meredam” lawan, bukan menghadapi kekuatan dengan kekuatan. Berikut beberapa poin penting dari strategi yang ia terapkan:
-
Mengendalikan Tempo Permainan
Alwi sengaja memperlambat tempo awal pertandingan. Ia tidak terburu-buru menyerang dan lebih banyak memainkan bola dari belakang lapangan. Ini membuat Chou Tien Chen kesulitan menemukan ritme yang nyaman. -
Fokus pada Penempatan Bola
Banyak poin yang diraih Alwi melalui dropshot dan lob yang tepat sasaran. Ia memaksa Chou keluar dari zona nyamannya dan membuat lawan banyak bergerak tanpa hasil maksimal. -
Memanfaatkan Kesalahan Lawan
Alwi tidak terlalu memaksakan poin. Ia lebih banyak memancing kesalahan lawan melalui permainan yang terkendali. Saat Chou melakukan smes terburu-buru, Alwi langsung mengembalikannya ke sudut lapangan yang sulit dijangkau. -
Mental yang Lebih Kuat
Beda dari pertemuan sebelumnya, Alwi kali ini tidak goyah saat tertinggal di gim kedua. Ia tetap sabar dan menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan.
Tantangan Berat di Perempat Final
Setelah berhasil melenggang ke perempat final, Alwi Farhan kini harus menghadapi unggulan kedua dari Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Pertemuan ini akan menjadi tantangan besar, mengingat rekor pertandingan Alwi melawan Kunlavut belum pernah menang. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Alwi harus mengakui keunggulan lawan.
Namun, Alwi tetap menunjukkan optimisme. Ia menyebut pertandingan ini sebagai kesempatan untuk melakukan revans. “Bisa revans lagi mungkin, kita tidak pernah tahu,” ucapnya. Mental juara dan semangat pantang menyerah menjadi modal penting Alwi menghadapi lawan tangguh ini.
Rekor Pertemuan Alwi Farhan vs Kunlavut Vitidsarn
| Tanggal | Turnamen | Hasil | Skor |
|---|---|---|---|
| 15 Juni 2024 | Indonesia Open | Kalah | 14-21, 16-21 |
| 20 Agustus 2024 | Japan Open | Kalah | 17-21, 15-21 |
| 5 November 2025 | China Open | Kalah | 18-21, 19-21 |
Meski belum pernah menang, Alwi Farhan memiliki peluang untuk memecah kutukan. Kunlavut dikenal sebagai pemain yang sangat konsisten dan unggul secara teknik. Namun, kelemahannya terletak pada kurangnya variasi saat berada di bawah tekanan. Ini bisa menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh Alwi.
Potensi dan Strategi Alwi Melawan Kunlavut
Menghadapi Kunlavut Vitidsarn, Alwi Farhan perlu menyiapkan strategi yang lebih matang. Lawan kali ini bukan Chou Tien Chen yang bisa direm. Kunlavut adalah pemain yang stabil dan jarang melakukan kesalahan. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan Alwi:
-
Meningkatkan Kecepatan Awal
Kunlavut biasanya memulai pertandingan dengan agresivitas rendah. Alwi bisa memanfaatkan momen ini untuk langsung menekan dan mengambil alih kendali. -
Memanfaatkan Permainan Net
Kunlavut kurang lincah di depan net. Alwi bisa lebih banyak menggunakan net play untuk mengganggu ritme lawan. -
Menjaga Konsistensi dan Kesabaran
Pertandingan melawan Kunlavut biasanya berlangsung lama dan ketat. Alwi harus menjaga stamina dan fokus agar tidak goyah di gim ketiga. -
Menghindari Rally Panjang
Kunlavut unggul dalam rally panjang. Alwi sebaiknya lebih banyak mematikan rally dengan pukulan tiba-tiba atau dropshot.
Peran Mental dalam Pertandingan Tingkat Tinggi
Salah satu faktor yang bisa mengubah skenario pertandingan adalah mental. Alwi Farhan telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa dalam hal ini. Ia tidak lagi mudah terpengaruh oleh tekanan atau kekalahan di masa lalu.
Menghadapi Kunlavut, Alwi harus tetap menjaga pikiran “reset” seperti yang ia ungkapkan. Fokus pada pertandingan saat ini, bukan pada rekor buruk di masa lalu. Mental yang kuat bisa menjadi senjata pamungkas melawan lawan yang lebih unggul secara teknik.
Harapan dan Ekspektasi dari Penikmat Bulu Tangkis Indonesia
Keberhasilan Alwi Farhan melaju ke perempat final All England 2026 memberikan harapan baru bagi dunia bulu tangkis Indonesia. Setelah Jonatan Christie tersingkir lebih awal, Alwi menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia di turnamen ini.
Suporter lokal pun mulai memasang ekspektasi tinggi. Bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana Alwi bisa tampil percaya diri dan menunjukkan bahwa ia layak menjadi andalan masa depan bulu tangkis Tanah Air.
Penutup
Perjalanan Alwi Farhan di All England 2026 masih panjang. Tapi langkahnya ke perempat final sudah menjadi bukti bahwa ia punya potensi besar untuk melangkah lebih jauh. Pertandingan melawan Kunlavut Vitidsarn akan menjadi ujian sejati atas kemampuan dan mentalnya.
Apapun hasilnya, Alwi Farhan telah memberikan harapan dan inspirasi baru. Di tengah persaingan yang ketat, ia terus membuktikan bahwa usaha dan kerja keras bisa mengalahkan rekor buruk masa lalu.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan rilis resmi PBSI per 6 Maret 2026. Jadwal, hasil pertandingan, dan rekor bisa berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan turnamen.





