
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution angkat suara soal kesiapan stadion di Medan sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2026. Bobby tegas menyatakan bahwa jika progres revitalisasi Stadion Teladan tidak kunjung terlihat hingga Maret, opsi stadion ini sebagai venue pertandingan bisa dicabut.
Ancaman itu disampaikan Bobby dalam sebuah rapat persiapan secara virtual yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor utama dalam menentukan apakah Sumatera Utara layak menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.
Ancaman Bobby Nasution Terhadap Stadion Teladan
Bobby Nasution tidak main-main soal kesiapan stadion. Ia menyatakan bahwa jika tidak ada progres nyata hingga Maret 2026, maka Stadion Teladan akan dicabut sebagai opsi venue pertandingan Piala AFF U-19.
Ancaman ini bukan tanpa alasan. Bobby menilai bahwa progres revitalisasi stadion yang terlalu lambat bisa mengganggu persiapan penyelenggaraan turnamen. Padahal, Piala AFF U-19 merupakan ajang penting untuk menampilkan bakat muda sepak bola Indonesia.
Menurut Bobby, pihaknya sudah memberikan tenggat waktu yang cukup. Namun, belum ada tanda-tanda penyelesaian yang serius dari pihak terkait, terutama dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kesiapan Stadion Teladan Dipertanyakan
Stadion Teladan menjadi salah satu opsi utama untuk menjadi venue pertandingan Piala AFF U-19. Namun, kondisi stadion yang masih dalam tahap revitalisasi menimbulkan pertanyaan besar soal kesiapan.
Dalam rapat tersebut, Bobby menyampaikan bahwa pihaknya sudah berdiskusi dengan Kadispora Sumut. Dari hasil diskusi, dua stadion diusulkan sebagai opsi, yaitu Stadion Teladan dan Stadion Utama Sumatera Utara.
Namun, dari kedua opsi tersebut, hanya Stadion Utama yang dinilai lebih siap. Stadion Teladan masih jauh dari kata layak karena progresnya yang terlalu lambat.
1. Kondisi Fisik Stadion Teladan Saat Ini
Stadion Teladan yang terletak di Kota Medan memang sudah lama tidak digunakan secara maksimal. Kondisi fisiknya membutuhkan revitalisasi total agar memenuhi standar FIFA.
Beberapa bagian stadion seperti tribun, pagar pengaman, dan area parkir masih dalam kondisi rusak. Selain itu, fasilitas penunjang seperti toilet, ruang ganti, dan media center juga belum memadai.
2. Target Selesai Revitalisasi
Pemprov Sumut menargetkan selesainya revitalisasi Stadion Teladan dalam waktu tiga bulan ke depan. Namun, target ini terus menerus tertunda karena berbagai kendala teknis dan anggaran.
Kendala utama yang dihadapi adalah koordinasi antara pemerintah provinsi dan Kementerian PU. Bobby menyebut bahwa anggaran dari APBN sering terkendala proses birokrasi yang panjang.
Bobby Nasution Tawarkan Bantuan Dana
Menanggapi keterlambatan progres, Bobby Nasution menyatakan kesiapan Pemprov Sumut untuk membantu secara finansial. Ia menyebut bahwa jika masalahnya hanya soal anggaran, pihaknya siap menyumbang dana dari APBD.
1. Sumbangan Dana dari APBD
Bobby menyampaikan bahwa Pemprov Sumut tidak keberatan menyumbang dana untuk menyelesaikan revitalisasi Stadion Teladan. Ia berharap dengan dukungan dana ini, progres bisa lebih cepat.
Namun, sumbangan ini bukan berarti Pemprov mengambil alih proyek secara keseluruhan. Bobby menegaskan bahwa sumbangan ini hanya sebagai bentuk dukungan agar stadion bisa selesai tepat waktu.
2. Permintaan Percepatan Proses APBN
Selain itu, Bobby juga meminta percepatan pencairan dana dari APBN. Ia menyebut bahwa selama ini kecepatan kerja APBN menjadi penghambat utama progres proyek.
Bobby berharap agar Kementerian PU bisa lebih responsif terhadap kebutuhan daerah. Terutama dalam hal penyelesaian infrastruktur yang menjadi prioritas nasional.
Opsi Alternatif Stadion Lain
Bobby Nasution menyampaikan bahwa Sumatera Utara memiliki opsi lain selain Stadion Teladan. Jika progres stadion tersebut tetap terlambat, maka opsi alternatif akan dipertimbangkan.
1. Stadion Utama Sumatera Utara
Salah satu opsi alternatif yang disebut adalah Stadion Utama Sumatera Utara yang berada di Kabupaten Deli Serdang. Stadion ini dinilai lebih siap secara fisik dan teknis.
Stadion ini memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung ribuan penonton. Selain itu, lokasinya juga strategis dan mudah dijangkau dari berbagai wilayah di Sumatera Utara.
2. Kesiapan Fasilitas Pendukung
Stadion Utama juga sudah memiliki fasilitas pendukung yang memadai. Mulai dari ruang ganti pemain, media center, hingga area parkir yang luas.
Fasilitas ini menjadi nilai tambah karena memenuhi standar FIFA. Sehingga, jika stadion ini dipilih sebagai venue utama, tidak perlu lagi melakukan revitalisasi besar-besaran.
Tantangan dalam Persiapan Piala AFF U-19
Menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 bukan perkara mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal infrastruktur dan logistik.
1. Standar FIFA yang Harus Dipenuhi
Salah satu tantangan utama adalah memenuhi standar FIFA. Stadion yang digunakan harus memiliki fasilitas lengkap dan memenuhi kriteria keamanan serta kenyamanan.
Standar ini mencakup kapasitas penonton, kualitas lapangan, fasilitas media, hingga sistem keamanan. Semua elemen ini harus disiapkan dengan matang agar tidak terjadi kendala saat pertandingan berlangsung.
2. Koordinasi Antarinstansi
Koordinasi antara berbagai instansi juga menjadi tantangan tersendiri. Mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat harus bekerja sama secara sinergis.
Bobby menyampaikan bahwa selama ini koordinasi sering terkendala karena proses birokrasi yang rumit. Ia berharap agar semua pihak bisa lebih cepat dalam mengambil keputusan.
Dukungan dari PSSI
PSSI sebagai induk organisasi sepak bola nasional juga memberikan dukungan penuh terhadap persiapan Sumatera Utara menjadi tuan rumah Piala AFF U-19.
1. Kesiapan PSSI Menunjuk Sumut
PSSI menyatakan bahwa jika persiapan daerah sudah memadai, mereka tidak akan ragu untuk menunjuk Sumatera Utara sebagai tuan rumah. Ini merupakan langkah penting karena ini adalah pertama kalinya Piala AFF U-19 diselenggarakan di Pulau Sumatera.
Dukungan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat progres. Bobby berharap agar semua pihak bisa bekerja sama agar target ini bisa tercapai.
2. Evaluasi Berkala oleh PSSI
PSSI juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap kesiapan stadion dan fasilitas pendukung. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa semua standar sudah terpenuhi.
Jika ada kekurangan, PSSI akan memberikan rekomendasi perbaikan. Hal ini dilakukan agar tidak ada kendala saat pertandingan berlangsung.
Jadwal Penting yang Harus Dipenuhi
Menjelang Piala AFF U-19 2026, ada beberapa jadwal penting yang harus dipenuhi agar persiapan bisa berjalan lancar.
| Bulan | Kegiatan | Status |
|---|---|---|
| Maret 2026 | Evaluasi progres revitalisasi | Deadline utama |
| Juni 2026 | Uji coba fasilitas stadion | Persiapan akhir |
| September 2026 | Pelatihan wasit dan ofisial | Persiapan teknis |
Penilaian Kesiapan Stadion
Sebelum menjadi venue resmi, stadion harus melalui serangkaian penilaian kesiapan. Penilaian ini dilakukan oleh tim independen dan PSSI.
1. Aspek Fisik Stadion
Aspek fisik menjadi penilaian utama. Ini mencakup kondisi lapangan, tribun penonton, fasilitas pemain, hingga sistem drainase.
Jika ada kekurangan dalam aspek fisik, stadion harus segera diperbaiki. Bobby menyampaikan bahwa tidak ada toleransi untuk stadion yang tidak memenuhi standar.
2. Aspek Keamanan dan Kenyamanan
Aspek keamanan dan kenyamanan juga menjadi fokus utama. Ini mencakup sistem keamanan, penerangan, hingga fasilitas toilet.
Pemerintah daerah diminta untuk memastikan bahwa semua aspek ini sudah memenuhi standar internasional. Bobby menyebut bahwa kenyamanan penonton adalah prioritas utama.
Dampak Positif Menjadi Tuan Rumah
Menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 membawa dampak positif yang signifikan bagi Sumatera Utara.
1. Peningkatan Ekonomi Lokal
Ajang ini akan menarik ribuan penonton dari berbagai daerah. Hal ini akan memberikan peningkatan pendapatan bagi sektor pariwisata dan UMKM lokal.
Hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan akan mendapatkan antusiasme tinggi selama ajang berlangsung.
2. Promosi Destinasi Wisata
Piala AFF U-19 juga menjadi ajang promosi destinasi wisata Sumatera Utara. Banyak media nasional dan internasional akan memberikan liputan selama ajang berlangsung.
Ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan potensi wisata daerah kepada khalayak luas.
Kesimpulan
Ancaman Bobby Nasution terhadap Stadion Teladan bukan tanpa alasan. Progres yang terlalu lambat bisa mengancam kesiapan Sumatera Utara menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 2026.
Namun, dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk PSSI dan Kementerian PU, diharapkan stadion bisa selesai tepat waktu. Bobby juga menawarkan bantuan dana dari APBD sebagai solusi sementara.
Jika semua berjalan sesuai rencana, Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah yang membanggakan. Ini akan menjadi langkah penting dalam memajukan sepak bola Indonesia di kancah regional.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga Maret 2026. Jadwal, kebijakan, dan kondisi bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan terbaru dari pihak terkait.





