
Rencana besar untuk menggelar Piala AFF U17 2026 di luar Pulau Jawa akhirnya dibatalkan. Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) memutuskan untuk tetap menyelenggarakan turnamen di Jawa Timur, khususnya di dua kota, yaitu Sidoarjo dan Gresik. Keputusan ini diambil karena pertimbangan kesiapan infrastruktur dan waktu yang mepet menjelang pelaksanaan, yang direncanakan pada 11 hingga 23 April 2026 mendatang.
Sebenarnya, sebelumnya ada harapan besar untuk membawa turnamen ini ke daerah lain, seperti Sumatera Utara dan Kalimantan Timur. Namun, setelah evaluasi mendalam, AFF dan PSSI sepakat bahwa lokasi di Jawa Timur lebih siap untuk menyambut tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam kategori usia di bawah 17 tahun.
Alasan Pembatalan Penyelenggaraan di Luar Jawa
Pilihan untuk membatalkan rencana gelaran di luar Jawa bukan keputusan sembarangan. Ada beberapa pertimbangan teknis dan operasional yang menjadi dasar AFF dan PSSI dalam menentukan lokasi akhir.
1. Kesiapan Waktu yang Terbatas
Waktu menjadi faktor utama. Dengan turnamen yang akan berlangsung pada April 2026, AFF membutuhkan lokasi yang sudah siap secara logistik dan infrastruktur. Kalimantan Timur dan Sumatera Utara, meski memiliki potensi, belum sepenuhnya siap dalam waktu singkat tersebut.
2. Standar Teknis Stadion yang Belum Terpenuhi
Salah satu syarat utama AFF adalah stadion harus memenuhi standar pencahayaan, fasilitas media, dan aksesibilitas. Di beberapa stadion di luar Jawa, terutama di Kalimantan Timur, pencahayaan belum memenuhi standar minimum AFF. Arya Sinulingga menjelaskan bahwa meski lapangan bagus, intensitas cahaya belum mencukupi untuk siaran langsung.
| Wilayah | Stadion | Kesiapan | Alasan Pembatalan |
|---|---|---|---|
| Kalimantan Timur | Stadion Batakan | 70% | Lampu stadion belum memenuhi standar AFF |
| Sumatera Utara | Stadion Utama | 80% | Waktu persiapan mepet |
| Jawa Timur | Stadion Gelora Delta & Joko Samudro | 95% | Sudah siap secara teknis dan operasional |
Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Utama
Jawa Timur dipilih karena dua stadion utamanya: Stadion Gelora Delta di Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik. Kedua venue ini dinilai paling memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan internasional bertaraf AFF.
1. Stadion Gelora Delta Sidoarjo
Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 25.000 penonton dan telah digunakan untuk berbagai pertandingan penting. Fasilitasnya mencakup ruang ganti yang memadai, area media, hingga sistem pencahayaan yang memenuhi standar internasional.
2. Stadion Gelora Joko Samudro Gresik
Stadion ini juga memiliki kapasitas serupa dan lokasi yang strategis. Dikenal sebagai salah satu stadion terbaik di luar Jawa, Joko Samudro menjadi pilihan tepat untuk mendukung gelaran Piala AFF U17 2026.
Upaya PSSI untuk Pemerataan Gelaran
Meski kali ini turnamen tetap digelar di Jawa, PSSI tidak menyerah soal pemerataan. Komite Eksekutif PSSI, yang diwakili oleh Arya Sinulingga, menegaskan bahwa ini bukan akhir dari upaya membawa turnamen ke daerah lain.
1. Perbaikan Infrastruktur Stadion
PSSI tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan standar stadion di luar Pulau Jawa. Salah satunya adalah dengan memperbaiki sistem pencahayaan dan fasilitas pendukung lainnya.
2. Target Gelaran di Luar Jawa untuk Turnamen Mendatang
Kalimantan Timur masih punya peluang besar untuk menjadi tuan rumah turnamen lain, seperti Piala Kemerdekaan atau kejuaraan AFC yang direncanakan pada Agustus atau akhir tahun 2026. Arya Sinulingga menyampaikan bahwa Erick Thohir sangat mendukung agenda ini.
3. Evaluasi untuk Piala AFF U19 2026
Keputusan lokasi untuk Piala AFF U19 2026 akan diumumkan pada 20 Maret 2026. Ada harapan besar bahwa turnamen ini bisa digelar di luar Jawa, terutama jika stadion-stadion di daerah tersebut sudah memenuhi syarat.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Membawa turnamen ke luar Jawa bukan perkara mudah. Tantangan utamanya adalah infrastruktur yang belum merata. Namun, ini juga menjadi peluang untuk mendorong pengembangan fasilitas olahraga di daerah.
1. Meningkatkan Kualitas Stadion
Salah satu langkah konkret yang bisa diambil adalah peningkatan kualitas stadion. Ini mencakup pencahayaan, aksesibilitas, dan fasilitas penonton serta media.
2. Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
PSSI terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan stadion-stadion di luar Jawa bisa memenuhi standar internasional. Ini penting agar turnamen-turnamen besar bisa digelar di mana saja.
3. Edukasi dan Dukungan Masyarakat
Masyarakat lokal juga perlu didorong untuk mendukung pengembangan olahraga. Ini bisa dilakukan melalui program edukasi dan partisipasi aktif dalam event-event besar.
Penutup
Piala AFF U17 2026 memang akan digelar di Jawa Timur, tapi bukan berarti upaya pemerataan berhenti di situ. Ini adalah langkah awal dari proses yang lebih panjang. Dengan perbaikan infrastruktur dan dukungan semua pihak, tidak menutup kemungkinan turnamen-turnamen besar ke depan bisa digelar di mana saja di Indonesia.
Turnamen ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia punya potensi besar, baik dari segi pemain maupun fasilitas. Yang penting, semua elemen terus bergerak maju bersama.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga Maret 2026. Jadwal, lokasi, dan kebijakan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi dan kondisi yang berlaku.





