Apple M5 Max mulai menunjukkan taringnya di ranah benchmark . Sebuah bocoran hasil pengujian Geekbench 6 memperlihatkan bahwa chip terbaru dari Apple ini mencatatkan skor yang mengesankan, bahkan mampu mengungguli beberapa prosesor dan desktop terkemuka dari AMD dan Intel. Terutama dalam pengujian multi-core, keunggulannya mencapai hingga 25% dibandingkan AMD Ryzen AI Max+ 395.

Performa ini bukan sekadar angka. Ini menunjukkan bahwa Apple terus memperkuat dominasinya di laptop premium dan workstation portabel. Dengan arsitektur ARM yang dioptimalkan secara vertikal, Apple tampaknya semakin menjauh dari pendekatan tradisional x86 yang digunakan oleh Intel dan AMD.

Skor Benchmark M5 Max Tembus 29.000 Poin di Geekbench 6

Chipset Apple M5 Max dengan konfigurasi 18-core CPU mencatatkan skor sebesar 4.260 poin pada pengujian single-core dan 29.233 poin pada multi-core. Angka ini jauh melampaui varian dasar M5 yang biasa digunakan di Pro terbaru, yang hanya mencatat sekitar 17.100 poin pada multi-core.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa M5 Max memang dirancang untuk beban kerja berat. Cocok untuk kreator video, desainer grafis, hingga developer yang membutuhkan performa tinggi dalam paket portabel.

Baca Juga:  Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, F1 Bahrain dan Arab Saudi Batal?

1. Perbandingan Skor Multi-Core dengan Chip Lain

Berikut adalah performa M5 Max dengan beberapa prosesor utama saat ini:

Prosesor Skor Multi-Core Geekbench 6 Selisih terhadap M5 Max
Apple M5 Max (18-core) 29.233
AMD Ryzen AI Max+ 395 23.384 -25%
Intel Core Ultra 9 275HX 21.800 -34%
Intel Core Ultra 9 285K 23.783 -23%
AMD Ryzen 9 9950X 23.783 -23%
AMD Ryzen Threadripper 9980X 27.420 -6.6%

Mengapa M5 Max Bisa Lebih Cepat?

Performa M5 Max bukan muncul begitu saja. Ada beberapa faktor teknis yang membuatnya unggul dibandingkan kompetitor.

2. Arsitektur ARM yang Dioptimalkan Secara Vertikal

Apple tidak hanya merancang chipnya sendiri, tapi juga mengontrol seluruh ekosistem perangkat lunak dan keras. Integrasi ini memungkinkan optimasi yang lebih dalam, terutama dalam pengelolaan daya dan distribusi beban kerja.

3. Teknologi Pembuatan 3nm yang Lebih Efisien

M5 Max dibuat dengan proses fabrikasi 3nm terbaru. Ini memungkinkan lebih banyak transistor dalam area yang lebih kecil, meningkatkan kecepatan dan efisiensi energi secara bersamaan.

4. Desain CPU dan GPU yang Seimbang

Apple memperhatikan keseimbangan antara unit pemrosesan inti dan unit grafis. Ini membuat M5 Max tidak hanya dalam tugas CPU berat, tapi juga sangat responsif dalam rendering visual dan pengolahan multimedia.

Performa Dunia Nyata Bisa Berbeda

Meski angka benchmark terlihat menggiurkan, penting untuk diingat bahwa hasil Geekbench tidak selalu mencerminkan pengalaman nyata. Performa sebenarnya sangat tergantung pada optimasi perangkat lunak dan jenis beban kerja yang dijalankan.

Misalnya, yang dioptimalkan khusus untuk Apple Silicon akan memberikan hasil jauh lebih baik dibandingkan software yang dijalankan melalui emulator atau kompatibilitas terbatas.

Baca Juga:  Honor Magic V6 Hadir di MWC 2026, Ponsel Lipat Tipis dengan Snapdragon 8 Elite yang Menggelegar!

Namun demikian, jika hasil ini terbukti konsisten dalam penggunaan nyata, maka M5 Max akan menjadi salah satu chip paling menarik di pasar laptop performa tinggi.

Potensi M5 Max di Pasar Laptop Premium

Jika Apple memasukkan M5 Max ke MacBook Pro generasi berikutnya, maka laptop tersebut akan menjadi pilihan utama bagi kreator konten, developer, dan profesional lain yang membutuhkan performa tinggi dalam paket portabel.

5. Cocok untuk Kreator Video dan 3D Artist

Dengan performa multi-core yang tinggi, M5 Max akan sangat efektif dalam rendering video 8K, pengolahan efek visual, dan rendering 3D yang intensif.

6. Efisiensi Daya Membuat Baterai Lebih Awet

Arsitektur ARM dan proses fabrikasi 3nm membuat M5 Max lebih hemat daya. Ini berarti pengguna bisa bekerja lebih lama tanpa harus mencari stop kontak.

7. Kompatibilitas dengan Ekosistem Apple

Integrasi penuh dengan macOS dan aplikasi Apple seperti Final Cut Pro, Logic Pro, dan Xcode membuat pengalaman pengguna jauh lebih mulus dibandingkan platform lain.

M5 Max vs Chip Desktop: Betulkah Lebih Cepat?

Salah satu hal yang mengejutkan dari hasil benchmark ini adalah M5 Max bahkan mampu mengungguli beberapa prosesor desktop flagship. Dalam pengujian multi-core, chip ini 23% lebih cepat dari Intel Core Ultra 9 285K dan AMD Ryzen 9 9950X.

Bahkan AMD Ryzen Threadripper 9980X, yang biasa digunakan untuk workstation, hanya kalah tipis sekitar 6,6%. Ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya bersaing di pasar laptop, tapi juga mulai masuk ke ranah desktop dan workstation.

Prosesor Skor Multi-Core Selisih terhadap M5 Max
Apple M5 Max 29.233
Intel Core Ultra 9 285K 23.783 -23%
AMD Ryzen 9 9950X 23.783 -23%
AMD Ryzen Threadripper 9980X 27.420 -6.6%
Baca Juga:  Real Madrid Tancap Gas, Siap Tebus Enzo Fernandez dengan Mahar €120 Juta dari Chelsea!

Apa Kata Ahli Soal Ini?

Para analis teknologi menyebut bahwa hasil ini menunjukkan bahwa Apple terus memperkuat keunggulan arsitektur ARM-nya. Meski x86 masih dominan di pasar desktop, ARM mulai menunjukkan potensi besar di segmen mobile dan hybrid.

Namun, tetap saja, benchmark hanyalah indikator awal. Performa nyata akan terlihat saat chip ini benar-benar dirilis dan diuji dalam berbagai skenario dunia nyata.

Kapan M5 Max Dirilis?

Sementara Apple belum secara resmi mengumumkan tanggal peluncuran M5 Max, bocoran ini menunjukkan bahwa chip tersebut sudah dalam tahap akhir pengembangan. Diprediksi akan hadir pertama di MacBook Pro 16 inci dan MacBook Air versi Pro pada akhir tahun 2026 atau awal 2027.

Disclaimer

Hasil benchmark yang disebutkan dalam ini berasal dari bocoran dan belum diverifikasi secara resmi oleh Apple atau pihak ketiga independen. Skor dan perbandingan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada versi firmware, sistem operasi, dan kondisi pengujian. Performa nyata mungkin berbeda tergantung pada penggunaan dan optimasi perangkat lunak.