
Bansos BPNT senilai Rp600 ribu telah mulai cair kembali ke rekening penerima. Pencairan tahap pertama susulan tahun 2026 ini dilakukan melalui Bank BNI. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan bahwa dana sudah masuk ke kartu KKS lama maupun yang baru diterbitkan.
Meski sebagian penerima sempat mendapat status "exclude" di tahap sebelumnya, dana ini tetap cair. Hal ini menandakan bahwa pemerintah masih melanjutkan penyaluran bantuan meskipun ada perubahan data atau kelayakan tertentu. KPM diminta untuk langsung mengecek saldo di kartu masing-masing.
Status Exclude Tak Menghalangi Pencairan
Beberapa KPM sempat khawatir karena mendapat status exclude di tahap sebelumnya. Padahal, pencairan bansos BPNT tahap 1 susulan 2026 tetap berjalan. Dana Rp600 ribu ini bukan untuk PKH, melainkan untuk BPNT yang tertunda.
Pencairan dilakukan serentak pada 5 Maret 2026. Banyak penerima melaporkan bahwa dana masuk sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka yang memiliki KKS terbitan BNI, baik yang lama maupun baru, wajib mengecek langsung ke rekening atau kartu mereka.
1. Cek Saldo di Kartu KKS
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek saldo di kartu KKS. Bisa dilakukan melalui ATM, mobile banking BNI, atau langsung ke teller bank.
2. Pastikan Kartu Aktif
Kartu yang tidak aktif atau terblokir bisa menyebabkan pencairan gagal. KPM disarankan memastikan kartu dalam kondisi aktif dan bisa digunakan.
3. Laporkan Jika Dana Tidak Masuk
Jika hingga beberapa hari setelah tanggal pencairan dana belum masuk, KPM bisa melaporkannya ke kanal resmi seperti Cek Bansos atau ke kantor kelurahan terdekat.
Perbedaan Keterangan di Mobile Banking
Beberapa penerima melihat keterangan di mobile banking BNI yang menyebutkan nama program PKH. Padahal, dana yang cair adalah untuk BPNT. Ini bukan kesalahan, melainkan bagian dari sistem penyaluran yang menggunakan kode pencairan serupa.
Namun, pemerintah telah memastikan bahwa dana yang masuk adalah bansos BPNT tahap 1 susulan 2026. KPM tidak perlu khawatir selama nominalnya sesuai dan berasal dari rekening resmi.
Pengalaman Penerima di Berbagai Wilayah
Banyak penerima di wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lain melaporkan bahwa dana sudah masuk. Salah satunya dari Malang yang menyebutkan bahwa meski statusnya exclude, bansos tetap cair.
Beberapa penerima menyebut bahwa mereka menggunakan KKS terbitan 2021, 2025, dan 2026. Semuanya bisa menerima pencairan selama masih aktif dan terdaftar sebagai penerima BPNT.
Rekomendasi untuk KPM
KPM yang belum menerima bansos disarankan untuk tetap tenang. Pencairan dilakukan bertahap dan bisa memakan waktu beberapa hari. Selain itu, pastikan data diri dan kartu tetap valid.
Jika ada kendala, laporkan ke pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti. Jangan mudah percaya pada pihak yang meminta uang atau data pribadi untuk mempercepat pencairan.
Tabel Informasi Pencairan Bansos BPNT Tahap 1 Susulan 2026
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Tanggal Pencairan | 5 Maret 2026 |
| Nominal Bansos | Rp600.000 |
| Jenis Bansos | BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) |
| Bank Penyalur | BNI |
| Status Penerima | Termasuk yang exclude di tahap sebelumnya |
| Cara Cek | ATM, Mobile Banking BNI, Teller |
Tips Menghindari Penipuan Terkait Bansos
Bansos BPNT tidak dipungut biaya. Siapa pun yang mengatasnamakan diri sebagai petugas dan meminta uang untuk mempercepat pencairan harus dihindari.
Berikut beberapa tips agar tidak tertipu:
- Jangan memberikan data pribadi sembarangan.
- Gunakan saluran resmi untuk mengecek status bansos.
- Laporkan jika ada oknum mencurigakan.
Penutup
Pencairan bansos BPNT tahap 1 susulan 2026 telah dimulai. Meski sebagian penerima sempat mendapat status exclude, dana tetap cair ke rekening yang valid. KPM diimbau untuk mengecek saldo secara berkala dan melaporkan jika ada kendala.
Disclaimer: Informasi ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Data pencairan, tanggal, dan nominal bisa disesuaikan oleh pemerintah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Pastikan selalu mengakses informasi resmi untuk update terbaru.





