Malam menjadi salah satu waktu istimewa yang dinantikan umat Muslim setiap tahun. Jatuh pada pertengahan bulan Syaban, momen ini kerap diisi dengan puasa sunnah di siang harinya dan ibadah malam seperti shalat, dzikir, serta membaca Al-Quran.

Berdasarkan kalender Hijriah, Nisfu Syaban 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan . Bagi yang menjalankan puasa sunnah di hari tersebut, membaca doa saat berbuka menjadi bagian penting untuk menyempurnakan ibadah.

Nah, bagaimana lafaz Nisfu Syaban yang benar? Artikel ini akan membahas lengkap beserta keutamaan dan amalan yang dianjurkan.

Apa Itu Nisfu Syaban?

Nisfu Syaban secara bahasa berarti “pertengahan Syaban”. Malam Nisfu Syaban jatuh pada malam tanggal 15 Syaban, yaitu malam menjelang tanggal 15 bulan Syaban dalam kalender Hijriah.

Dalam tradisi Islam, malam ini memiliki keistimewaan tersendiri. Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila malam nisfu Syaban tiba, maka bangunlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu ketika matahari terbenam, lalu berfirman: ‘Adakah orang yang meminta ampun, maka Aku mengampuninya? Adakah orang yang meminta rezeki, maka Aku memberinya rezeki? Adakah orang yang tertimpa musibah, maka Aku menyembuhkannya?’ Dan seterusnya hingga terbit fajar.”

(HR. Ibnu Majah)

Meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai keshahihan hadis ini, banyak ulama yang tetap menganjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam Nisfu Syaban sebagai bentuk kehati-hatian dan mengambil fadhilah.

Tanggal Nisfu Syaban 2026

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, berikut estimasi jadwal Nisfu Syaban 1447 H:

Keterangan Tanggal
Malam Nisfu Syaban Malam menjelang 15 Syaban 1447 H (sekitar 10-11 Februari 2026)
Puasa Nisfu Syaban 15 Syaban 1447 H (sekitar 11 Februari 2026)
Baca Juga:  Langkah Mudah Cara Verifikasi Email di Portal SNPMB 2026 Agar Akun Langsung Bisa Simpan Permanen

Tanggal di atas merupakan estimasi dan dapat berbeda 1-2 hari tergantung hasil rukyat di masing-masing wilayah. Konfirmasi dengan kalender Hijriah resmi dari Kementerian Agama.

Doa Buka Puasa Nisfu Syaban

Doa berbuka puasa Nisfu Syaban pada dasarnya sama dengan doa buka puasa pada umumnya. Berikut beberapa lafaz yang bisa dibaca:

Doa Buka Puasa Pertama (Paling Populer)

<div style=”font-size: 26px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ </div>

Transliterasi Latin:

laka wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu bi rahmatika ya arhamar rahimin

Artinya:

“Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Pengasih dari semua yang pengasih.”

Doa Buka Puasa Kedua (Riwayat Abu Dawud)

<div style=”font-size: 26px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ </div>

Transliterasi Latin:

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah

Artinya:

“Telah hilang , urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

(HR. Abu Dawud)

Doa Buka Puasa Ketiga (Versi Singkat)

<div style=”font-size: 26px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ </div>

Transliterasi Latin:

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu

Artinya:

“Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka.”

Niat Puasa Nisfu Syaban

Sebelum menjalankan puasa, berikut niat yang bisa dibaca pada malam hari atau sebelum waktu Dzuhur: <div style=”font-size: 26px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ لِلَّهِ تَعَالَى </div>

Transliterasi Latin:

Nawaitu shauma ghadin sunnata nishfi sya’bana lillahi ta’ala

Artinya:

“Saya berniat puasa esok hari sunnah Nisfu Syaban karena Allah Ta’ala.”

Sebagai puasa sunnah, niat boleh dilakukan hingga sebelum waktu Dzuhur selama belum makan atau minum apa pun sejak Subuh.

Doa Khusus Malam Nisfu Syaban

Selain doa buka puasa, ada beberapa doa yang dianjurkan dibaca pada malam Nisfu Syaban:

Doa Memohon Ampunan

<div style=”font-size: 24px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ </div>

Baca Juga:  Panduan Praktis Daftar Barcode Pertalite 2026 Agar Pengisian BBM Subsidi Lancar Tanpa Kendala!

Transliterasi:

Allahumma innaka ‘afuwwun karim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau menyukai pemberian maaf, maka maafkanlah aku.”

Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

<div style=”font-size: 24px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ </div>

Transliterasi:

Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka.”

(QS. Al-Baqarah: 201)

Doa Pembuka Rezeki

<div style=”font-size: 24px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَارْزُقْنِيْ مِنْ حَيْثُ لَا أَحْتَسِبُ </div>

Transliterasi:

Allahummaftah li abwaba rahmatika warzuqni min haitsu la ahtasib

Artinya:

“Ya Allah, bukakanlah untukku -pintu rahmat-Mu dan berilah aku rezeki dari arah yang tidak aku duga.”

Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban

Selain berpuasa dan berdoa, berikut amalan yang dianjurkan pada malam dan siang Nisfu Syaban:

1. Shalat Malam (Qiyamul Lail)

Bangun di sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan shalat tahajud. Ini adalah waktu mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan.

2. Membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran, khususnya Surah Yasin, menjadi amalan yang banyak dilakukan umat Muslim di malam Nisfu Syaban. Meskipun tidak ada dalil khusus, membaca Al-Quran tetap merupakan ibadah yang dianjurkan kapan saja.

3. Memperbanyak Istighfar

Malam Nisfu Syaban adalah waktu yang baik untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. <div style=”font-size: 24px; text-align: right; direction: rtl; padding: 20px; background-color: #f8f9fa; border-radius: 8px; margin: 15px 0; line-height: 2;”> أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ </div>

Transliterasi:

Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaihi

Artinya:

“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.”

4. Bersedekah

Menyisihkan sebagian harta untuk sedekah di malam atau siang Nisfu Syaban juga merupakan amalan yang baik.

5. Berpuasa di Siang Harinya

Puasa pada tanggal 15 Syaban (hari Nisfu Syaban) sangat dianjurkan berdasarkan hadis yang telah disebutkan sebelumnya.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Verifikasi ID FF Kipas Anti Banned Terbaru 2026 yang Wajib Kamu Coba!

Keutamaan Malam Nisfu Syaban

Beberapa keutamaan yang disebutkan dalam riwayat:

  • Ampunan dosa — Allah mengampuni banyak hamba-Nya di malam ini
  • Penentuan takdir tahunan — Sebagian ulama menyebutkan bahwa di malam ini ditentukan rezeki, ajal, dan takdir setahun ke depan
  • Waktu mustajab doa — Doa yang dipanjatkan di malam ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan
  • Persiapan — Nisfu Syaban menjadi pengingat bahwa Ramadhan sudah dekat

Perlu dicatat, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai keutamaan khusus malam Nisfu Syaban. Sebagian ulama menganggap hadis-hadis tentang keutamaannya berstatus lemah (dhaif). Namun, memperbanyak ibadah di malam ini tetap diperbolehkan selama tidak dianggap sebagai kewajiban.

Tata Cara Berbuka Puasa yang Sunnah

Saat berbuka puasa Nisfu Syaban, ikuti tata cara yang dicontohkan Rasulullah SAW:

1. Segera Berbuka Saat Maghrib

Jangan menunda berbuka puasa. Rasulullah SAW bersabda:

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”

(HR. dan Muslim)

2. Berbuka dengan Kurma atau Air

Sunnah berbuka dengan kurma dalam jumlah ganjil (1, 3, 5, atau 7 butir). Jika tidak ada kurma, berbuka dengan air putih.

3. Membaca Doa Berbuka

Baca salah satu doa berbuka yang telah disebutkan di atas.

4. Makan Secukupnya

Jangan berlebihan saat berbuka. Makan secukupnya untuk memulihkan energi dan melanjutkan ibadah malam.

Kesimpulan

Doa buka puasa Nisfu Syaban sama dengan doa buka puasa pada umumnya, yaitu “Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu bi rahmatika ya arhamar rahimin” atau doa lainnya yang diriwayatkan. Nisfu Syaban 1447 H diperkirakan jatuh pada 15 Syaban atau sekitar 11 Februari 2026.

Semoga amalan puasa dan doa di malam serta siang Nisfu Syaban menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Terima kasih sudah membaca!


Sumber dan Referensi:

  • HR. Ibnu Majah
  • HR. Abu Dawud
  • Kitab-kitab Fiqih dan Hadis

Disclaimer: Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai keutamaan khusus malam Nisfu Syaban. Artikel ini menyajikan pandangan yang menganjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam tersebut dengan tetap menghormati perbedaan pendapat. Tanggal Nisfu Syaban dapat berbeda sesuai hasil rukyat di masing-masing wilayah.


FAQ Seputar Puasa Nisfu Syaban

1. Apakah puasa Nisfu Syaban wajib dilakukan? Tidak wajib. Puasa Nisfu Syaban hukumnya sunnah. Namun, sangat dianjurkan bagi yang mampu sebagai persiapan menyambut Ramadhan.

2. Bolehkah berpuasa hanya pada tanggal 15 Syaban saja? Boleh. Puasa Nisfu Syaban bisa dilakukan sendiri tanpa harus digabung dengan puasa lain. Berbeda dengan larangan puasa Jumat sendiri, tidak ada larangan khusus untuk puasa tanggal 15 Syaban saja.

3. Apakah doa buka puasa Nisfu Syaban berbeda dengan puasa biasa? Tidak berbeda. Doa buka puasa Nisfu Syaban sama dengan doa buka puasa sunnah lainnya.

4. Kapan waktu terbaik untuk beribadah di malam Nisfu Syaban? Sepertiga malam terakhir adalah waktu paling utama untuk bangun beribadah, shalat tahajud, dan berdoa.

5. Apakah ada shalat khusus malam Nisfu Syaban? Tidak ada shalat khusus yang shahih dari Rasulullah SAW untuk malam Nisfu Syaban. Cukup melaksanakan shalat sunnah biasa seperti tahajud dan witir.