
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, isu kapan gaji ke-14 2026 cair mulai mengemuka. Bukan rahasia lagi kalau THR jadi salah satu penopang kebutuhan keluarga saat Lebaran. Bagi aparatur sipil negara, pensiunan, hingga pekerja swasta, tunjangan ini punya peran penting dalam menjaga kesejahteraan di bulan suci.
Pemerintah sendiri sudah memastikan bahwa anggaran untuk THR tahun ini sudah disiapkan. Tapi, kapan tepatnya pencairannya? Apa saja komponen yang termasuk di dalamnya? Kita bahas lengkap mulai dari jadwal hingga penerima manfaatnya.
Apa Itu Gaji ke-14?
Gaji ke-14 atau yang lebih dikenal dengan THR (Tunjangan Hari Raya) adalah tunjangan tahunan yang diberikan menjelang Idulfitri. Tunjangan ini berbeda dari gaji pokok bulanan dan gaji ke-13 yang biasa diterima ASN.
THR ini diatur dalam sejumlah aturan, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024 dan Nomor 11 Tahun 2025. Aturan ini menjadi dasar hukum penyaluran THR setiap tahunnya kepada ASN aktif, pensiunan, TNI, Polri, dan pejabat negara.
Jadwal Pencairan Gaji ke-14 2026
Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi soal kapan THR 2026 cair. Namun, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, pencairan biasanya dilakukan sekitar 10 hingga 15 hari kerja sebelum Lebaran.
Kalender Idulfitri 1447 Hijriah menunjukkan bahwa Lebaran kemungkinan besar akan jatuh pada 21 Maret 2026. Artinya, perkiraan pencairan THR bisa dimulai sejak akhir Februari 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah berharap THR bisa cair sebelum atau saat awal Ramadan. Anggaran yang disiapkan untuk THR tahun ini mencapai Rp55 triliun.
Namun, jika ada kendala teknis atau regulasi yang belum rampung, pencairan bisa saja mundur hingga setelah Lebaran. Masyarakat diminta tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
1. Jadwal Perkiraan Pencairan THR 2026
| Tanggal Perkiraan | Keterangan |
|---|---|
| Akhir Februari 2026 | Perkiraan awal pencairan THR |
| 7 Maret 2026 | Awal Ramadan 1447 H |
| 21 Maret 2026 | Perkiraan Idulfitri 1447 H |
Disclaimer: Jadwal di atas bersifat estimasi. Waktu pencairan resmi akan diumumkan oleh pemerintah sesuai regulasi terbaru.
Penerima THR Tahun 2026
THR tidak hanya diterima oleh ASN aktif. Pensiunan juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkannya. Bahkan, ahli waris pensiunan yang sudah meninggal dunia pun bisa menerima THR jika memenuhi syarat.
2. Kriteria Penerima THR 2026
- PNS aktif dan pensiunan
- Prajurit TNI dan anggota Polri aktif serta pensiunannya
- Pejabat negara
- Janda, duda, atau anak sah dari pensiunan yang meninggal
Komponen THR untuk ASN Aktif
THR untuk ASN aktif tidak serta merta sama besar untuk semua orang. Besarannya disesuaikan dengan struktur penghasilan masing-masing ASN.
3. Komponen THR ASN
- Gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja
- Tunjangan keluarga (bagi yang menikah dan memiliki tanggungan)
- Tunjangan jabatan atau tunjangan umum
- Tunjangan kinerja (jika ada)
Estimasi THR per golongan bisa bervariasi. Untuk golongan rendah, THR bisa sekitar Rp2 jutaan. Sementara untuk golongan tinggi, bisa mencapai Rp7 jutaan. Namun, angka pasti akan diumumkan setelah regulasi resmi diterbitkan.
Tabel Estimasi THR Berdasarkan Golongan
| Golongan | Estimasi THR |
|---|---|
| I | Rp2.000.000 – Rp2.500.000 |
| II | Rp2.500.000 – Rp3.500.000 |
| III | Rp3.500.000 – Rp5.000.000 |
| IV | Rp5.000.000 – Rp7.000.000 |
Disclaimer: Besaran THR bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah dan regulasi terbaru yang diterbitkan menjelang pencairan.
THR untuk Pensiunan
Pensiunan juga berhak mendapatkan THR. Besaran yang diterima disesuaikan dengan komponen pensiun yang mereka terima.
4. Komponen THR Pensiunan
- Tunjangan pensiun pokok
- Tunjangan keluarga (jika berlaku)
- Tunjangan pangan
- Tunjangan tambahan lainnya sesuai ketentuan
Bagi pensiunan yang sudah meninggal, THR bisa diteruskan kepada ahli waris yang sah. Syaratnya, ahli waris harus terdaftar secara resmi dalam sistem kepegawaian atau keuangan negara.
THR untuk Pekerja Swasta
Selain ASN dan pensiunan, THR juga menjadi hak pekerja swasta. DPR RI melalui Komisi IX menegaskan bahwa THR harus cair paling lambat dua minggu sebelum Lebaran.
5. Ketentuan THR untuk Pekerja Swasta
- Wajib cair maksimal dua minggu sebelum Idulfitri
- Perusahaan yang telat bisa dikenai sanksi administratif
- Pengawasan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
Anggota Komisi IX, Irma Suryani, menyatakan bahwa ketepatan waktu pencairan THR sangat penting. Ini membantu pekerja dalam memenuhi kebutuhan keluarga saat Lebaran.
Pentingnya Menunggu Pengumuman Resmi
Meski sudah ada perkiraan pencairan, yang terbaik tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Kabar tidak resmi atau spekulasi bisa menimbulkan kebingungan dan kesalahpahaman.
Pemerintah biasanya akan mengumumkan jadwal pencairan THR melalui situs resmi Kemenkeu atau BKN. Masyarakat juga bisa memantau media resmi untuk informasi terbaru.
Kesimpulan
THR atau gaji ke-14 2026 menjadi salah satu momen penting menjelang Lebaran. Bagi ASN, pensiunan, hingga pekerja swasta, tunjangan ini membantu memenuhi kebutuhan keluarga di bulan suci.
Pencairan diperkirakan akan dimulai sejak akhir Februari 2026, menjelang awal Ramadan. Namun, tanggal pasti akan diumumkan setelah regulasi resmi diterbitkan.
Yang penting, semua pihak tetap waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi. THR adalah hak, tapi penyalurannya harus sesuai aturan yang berlaku.
Dengan begitu, semua penerima bisa merasakan manfaat THR secara adil dan tepat waktu menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.





