
Sudah siap mengikuti Olimpiade Sains Nasional tahun 2026 tapi belum tahu jadwal dan persyaratannya?
Ajang kompetisi sains paling bergengsi untuk pelajar Indonesia ini kembali digelar dengan berbagai perubahan ketentuan yang perlu diperhatikan. Bagi siswa SD dan SMP yang memiliki bakat di bidang sains, OSN menjadi kesempatan emas untuk mengukur kemampuan sekaligus membuka peluang prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Nah, agar persiapan lebih matang, berikut jadwal lengkap OSN 2026 jenjang SD dan SMP beserta ketentuan yang wajib dipenuhi untuk mengikutinya.
Apa Itu OSN?
Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ajang ini bertujuan menjaring bibit-bibit unggul di bidang sains dari seluruh penjuru Indonesia.
OSN terdiri dari beberapa jenjang seleksi mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Pemenang di tingkat nasional berkesempatan mewakili Indonesia dalam ajang olimpiade internasional seperti International Mathematics Olympiad (IMO) dan International Science Olympiad.
Berdasarkan data BPTI Kemendikbudristek, setiap tahun ratusan ribu siswa mengikuti seleksi awal OSN, dan hanya yang terbaik yang berhasil melaju ke tingkat nasional.
Bidang Lomba OSN 2026
Berikut bidang lomba yang dipertandingkan untuk masing-masing jenjang:
OSN Jenjang SD
| Bidang Lomba | Materi yang Diujikan |
|---|---|
| Matematika | Bilangan, geometri, kombinatorika, logika |
| Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) | Fisika dasar, biologi, lingkungan hidup |
OSN Jenjang SMP
| Bidang Lomba | Materi yang Diujikan |
|---|---|
| Matematika | Aljabar, geometri, teori bilangan, kombinatorika |
| Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) | Fisika, biologi, kimia dasar, astronomi |
| Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) | Geografi, sejarah, ekonomi, sosiologi |
Setiap peserta hanya boleh mengikuti satu bidang lomba sesuai minat dan kemampuannya.
Jadwal OSN 2026 Jenjang SD dan SMP
Berdasarkan kalender pendidikan Kemendikbudristek, berikut jadwal pelaksanaan OSN 2026:
| Tahapan | Jadwal SD | Jadwal SMP |
|---|---|---|
| Sosialisasi dan Pendaftaran | Januari – Februari 2026 | Januari – Februari 2026 |
| Seleksi Tingkat Sekolah | Februari – Maret 2026 | Februari – Maret 2026 |
| OSN Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) | Maret – April 2026 | Maret – April 2026 |
| OSN Tingkat Provinsi (OSN-P) | Mei – Juni 2026 | Mei – Juni 2026 |
| OSN Tingkat Nasional (OSN-N) | Agustus – September 2026 | Agustus – September 2026 |
Jadwal di atas merupakan estimasi berdasarkan pola pelaksanaan tahun sebelumnya dan dapat berubah sesuai kebijakan BPTI Kemendikbudristek.
Syarat dan Ketentuan Peserta OSN 2026
Tidak semua siswa bisa langsung mendaftar OSN. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
Persyaratan Umum
Untuk Jenjang SD:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Terdaftar sebagai siswa SD/MI/sederajat pada tahun ajaran 2025/2026
- Maksimal kelas 6 SD saat mengikuti OSN tingkat nasional
- Belum pernah meraih medali emas OSN tingkat nasional pada bidang yang sama
- Mendapat rekomendasi dari kepala sekolah
Untuk Jenjang SMP:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Terdaftar sebagai siswa SMP/MTs/sederajat pada tahun ajaran 2025/2026
- Maksimal kelas 9 SMP saat mengikuti OSN tingkat nasional
- Belum pernah meraih medali emas OSN tingkat nasional pada bidang yang sama
- Mendapat rekomendasi dari kepala sekolah
Persyaratan Administrasi
Dokumen yang perlu disiapkan untuk pendaftaran:
- Fotokopi Kartu Pelajar atau Surat Keterangan Siswa Aktif
- Fotokopi Akta Kelahiran atau Kartu Keluarga
- Pas foto terbaru ukuran 3×4 dengan latar merah
- Surat rekomendasi dari kepala sekolah
- Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap
- Surat pernyataan orang tua/wali (untuk beberapa daerah)
Persyaratan Khusus
| Kriteria | Keterangan |
|---|---|
| Batasan Usia | Sesuai jenjang pendidikan, tidak ada batasan usia spesifik |
| Status Sekolah | Sekolah negeri, swasta, atau madrasah yang terdaftar di Dapodik |
| Kuota per Sekolah | Ditentukan oleh Dinas Pendidikan daerah masing-masing |
| Peserta Homeschooling | Bisa mendaftar melalui Dinas Pendidikan setempat |
Klaim bahwa hanya siswa sekolah favorit yang bisa ikut OSN tidak akurat. Semua siswa dari sekolah yang terdaftar di Dapodik memiliki kesempatan yang sama.
Mekanisme Seleksi OSN 2026
Proses seleksi OSN berlangsung secara berjenjang dengan sistem gugur.
Tahap 1: Seleksi Tingkat Sekolah
Sekolah melakukan seleksi internal untuk memilih siswa terbaik yang akan mewakili sekolah ke tingkat kabupaten/kota. Mekanisme seleksi diserahkan kepada masing-masing sekolah, bisa berupa tes tertulis, portofolio, atau rekomendasi guru.
Tahap 2: OSN Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
- Peserta mengerjakan soal secara online melalui platform resmi BPTI
- Durasi pengerjaan sekitar 90-120 menit tergantung bidang
- Soal berbentuk pilihan ganda dan isian singkat
- Peringkat ditentukan berdasarkan nilai tertinggi
- Kuota lolos ke tingkat provinsi ditentukan oleh panitia pusat
Tahap 3: OSN Tingkat Provinsi (OSN-P)
- Peserta lolos OSN-K mengikuti seleksi tingkat provinsi
- Soal lebih kompleks dengan tingkat kesulitan lebih tinggi
- Terdapat soal essay atau uraian untuk beberapa bidang
- Peringkat disusun berdasarkan akumulasi nilai
- Sejumlah peserta terbaik lolos ke tingkat nasional
Tahap 4: OSN Tingkat Nasional (OSN-N)
- Dilaksanakan secara luring (offline) di kota penyelenggara
- Peserta dari seluruh Indonesia berkompetisi
- Terdiri dari beberapa sesi ujian teori dan praktik (untuk IPA)
- Pemenang mendapat medali emas, perak, dan perunggu
- Peraih medali emas berpeluang mewakili Indonesia di olimpiade internasional
Tips Persiapan Menghadapi OSN 2026
Persaingan di OSN sangat ketat, sehingga persiapan matang menjadi kunci keberhasilan.
Strategi Belajar Efektif
- Pelajari silabus resmi yang dikeluarkan oleh BPTI setiap tahun
- Latihan soal-soal OSN tahun sebelumnya untuk memahami pola dan tingkat kesulitan
- Ikuti bimbingan belajar atau klub olimpiade di sekolah jika tersedia
- Perbanyak membaca buku referensi di luar buku pelajaran sekolah
- Diskusi dengan teman atau mentor untuk memperdalam pemahaman konsep
Referensi Belajar yang Direkomendasikan
Untuk Matematika:
- Buku-buku persiapan olimpiade matematika
- Soal-soal IMO (International Mathematical Olympiad) level dasar
- Platform latihan soal online seperti Brilliant atau Khan Academy
Untuk IPA:
- Ensiklopedia sains untuk anak dan remaja
- Buku praktikum dan eksperimen sederhana
- Video pembelajaran dari kanal edukasi terpercaya
Untuk IPS (khusus SMP):
- Atlas dan peta tematik
- Buku sejarah Indonesia dan dunia
- Majalah geografi dan ekonomi untuk remaja
Hadiah dan Penghargaan OSN 2026
Peserta yang berhasil meraih prestasi di tingkat nasional akan mendapatkan berbagai penghargaan:
| Medali | Penghargaan |
|---|---|
| Emas | Medali, piagam, uang pembinaan, peluang olimpiade internasional |
| Perak | Medali, piagam, uang pembinaan |
| Perunggu | Medali, piagam, uang pembinaan |
| Honorable Mention | Piagam penghargaan |
Selain itu, prestasi OSN juga menjadi nilai tambah untuk jalur prestasi saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Pendaftaran OSN 2026
Proses pendaftaran OSN dilakukan melalui sekolah masing-masing dengan alur sebagai berikut:
- Siswa menyampaikan minat ke guru pembina olimpiade atau wali kelas
- Sekolah melakukan seleksi internal
- Sekolah mendaftarkan siswa terpilih melalui portal resmi BPTI
- Data peserta diverifikasi oleh Dinas Pendidikan
- Peserta menerima kartu peserta untuk mengikuti OSN-K
Pendaftaran tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh siswa atau orang tua. Semua proses harus melalui sekolah yang terdaftar di sistem Dapodik.
Kontak Layanan dan Informasi
Untuk informasi lebih lanjut seputar OSN 2026:
| Instansi | Kontak |
|---|---|
| Website BPTI | pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id |
| Email BPTI | [email protected] |
| Call Center Kemendikbudristek | 177 ext 2 |
| Dinas Pendidikan | Sesuai kabupaten/kota masing-masing |
Pantau juga media sosial resmi BPTI untuk update informasi terkini.
Kesimpulan
OSN 2026 jenjang SD dan SMP dijadwalkan dimulai dengan tahap seleksi tingkat kabupaten/kota pada Maret-April 2026 dan puncaknya di tingkat nasional pada Agustus-September 2026. Bidang yang dilombakan meliputi Matematika dan IPA untuk SD, serta Matematika, IPA, dan IPS untuk SMP.
Persiapkan diri dengan mempelajari silabus resmi, berlatih soal-soal tahun sebelumnya, dan mendaftar melalui sekolah masing-masing. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para calon peserta OSN. Terima kasih sudah membaca dan semoga sukses meraih prestasi terbaik.
Sumber dan Referensi:
- Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikbudristek
- Panduan Pelaksanaan OSN Tahun Sebelumnya
Disclaimer: Jadwal dan ketentuan dalam artikel ini berdasarkan pola pelaksanaan OSN tahun sebelumnya dan dapat berubah sesuai kebijakan BPTI Kemendikbudristek. Disarankan untuk memantau informasi resmi melalui website pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id.
FAQ Seputar OSN 2026 Jenjang SD-SMP
1. Apakah siswa kelas 4 SD boleh ikut OSN? Boleh. Tidak ada batasan kelas minimal untuk mengikuti OSN SD. Yang terpenting adalah siswa tersebut masih berstatus aktif sebagai siswa SD pada tahun ajaran berjalan dan lolos seleksi tingkat sekolah.
2. Bagaimana jika sekolah tidak mengadakan seleksi internal untuk OSN? Siswa atau orang tua bisa menyampaikan permohonan ke kepala sekolah agar diadakan seleksi internal. Jika sekolah tetap tidak mengadakan, bisa berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan setempat untuk alternatif jalur pendaftaran.
3. Apakah peserta OSN-K yang tidak lolos bisa ikut lagi tahun depan? Bisa, selama masih memenuhi syarat sebagai siswa aktif di jenjang yang sama. Bahkan siswa yang sudah pernah meraih medali perak atau perunggu di tingkat nasional juga boleh mengikuti kembali.
4. Berapa biaya untuk mengikuti OSN? OSN tidak memungut biaya pendaftaran dari peserta. Semua biaya pelaksanaan ditanggung oleh pemerintah melalui APBN. Jika ada pihak yang meminta biaya, segera laporkan ke Dinas Pendidikan.
5. Apakah nilai rapor memengaruhi kelulusan di OSN? Tidak. Kelulusan di setiap tahap OSN murni berdasarkan hasil tes yang dikerjakan peserta. Nilai rapor hanya menjadi pertimbangan saat seleksi internal di tingkat sekolah, tergantung kebijakan masing-masing sekolah.





