
Butuh modal usaha dengan bunga ringan tapi bingung cara mengajukan KUR BNI? Kredit Usaha Rakyat dari Bank BNI menjadi salah satu pilihan favorit pelaku UMKM karena proses mudah dan bunga terjangkau.
KUR BNI tahun 2026 hadir dengan beberapa pembaruan kebijakan, mulai dari suku bunga yang lebih kompetitif, plafon yang disesuaikan, hingga proses pengajuan yang semakin digital. Ribuan pelaku usaha kecil memanfaatkan program ini untuk mengembangkan bisnis tanpa terbebani bunga tinggi.
Artikel ini memberikan informasi lengkap tentang KUR BNI 2026, mulai dari suku bunga terbaru, syarat pengajuan, jenis-jenis KUR, cara apply online dan offline, hingga tips agar pengajuan disetujui berdasarkan ketentuan resmi BNI dan Kementerian Koperasi dan UKM.
Mengenal Program KUR BNI 2026
Sebelum mengajukan, penting memahami apa itu KUR dan bagaimana program ini bisa membantu usaha kecil berkembang.
Apa Itu KUR BNI?
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan modal kerja atau investasi untuk UMKM yang dikelola pemerintah melalui bank penyalur, salah satunya BNI. Program ini mendapat subsidi bunga dari pemerintah sehingga suku bunga yang ditawarkan jauh lebih rendah dari kredit komersial.
BNI sebagai salah satu bank BUMN terbesar menjadi penyalur KUR dengan jangkauan luas hingga pelosok daerah. Target utamanya adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang feasible namun belum bankable atau kesulitan akses permodalan dari perbankan konvensional.
Tujuan Program KUR
Program KUR dirancang dengan beberapa tujuan utama:
- Meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM yang produktif
- Mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sektor riil
- Menciptakan lapangan kerja baru di sektor UMKM
- Mengurangi kemiskinan dengan memberdayakan ekonomi kerakyatan
- Meningkatkan daya saing UMKM Indonesia
Perbedaan KUR dengan Kredit Komersial
KUR memiliki beberapa keunggulan dibanding kredit bank reguler:
- Suku bunga lebih rendah karena subsidi pemerintah
- Proses lebih mudah dengan persyaratan lebih ringan
- Dijamin Pemerintah melalui Lembaga Penjamin (tidak perlu jaminan untuk plafon tertentu)
- Fokus pada UMKM produktif, bukan konsumtif
- Tenor lebih panjang untuk modal investasi
Nah, karena disubsidi pemerintah, ada kriteria ketat terkait penggunaan dana yang harus untuk usaha produktif, bukan untuk keperluan konsumtif seperti beli kendaraan pribadi atau renovasi rumah.
| Aspek | KUR BNI | Kredit Komersial |
|---|---|---|
| Suku Bunga | 3% efektif per tahun (subsidi) | 8-15% per tahun |
| Jaminan | Tanpa agunan s.d Rp100 juta | Wajib agunan |
| Persyaratan | Lebih ringan | Lebih ketat |
| Penggunaan | Usaha produktif saja | Bebas |
Jenis-Jenis KUR BNI 2026
BNI menyediakan beberapa jenis KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha debitur.
KUR Mikro
Diperuntukkan bagi usaha mikro dengan plafon kredit maksimal Rp100 juta per debitur. Jenis ini paling banyak diminati karena prosesnya paling cepat dan tidak memerlukan agunan.
Cocok untuk usaha seperti warung kelontong, pedagang kaki lima, penjahit, salon rumahan, usaha catering skala kecil, dan usaha mikro lainnya yang membutuhkan modal kerja atau investasi sederhana.
Tenor maksimal 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi. Cicilan bisa disesuaikan dengan cash flow usaha, bisa mingguan, bulanan, atau seasonal tergantung jenis usaha.
KUR Kecil
Untuk usaha kecil dengan plafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta per debitur. Jenis ini memerlukan agunan sebagai jaminan kredit karena nominal yang lebih besar.
Target segmennya adalah UMKM yang sudah mapan dan memerlukan ekspansi seperti toko retail, bengkel, kontraktor kecil, distributor, atau industri rumahan dengan omzet lumayan besar.
Tenor maksimal 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi. Proses analisa lebih detail termasuk survei lapangan dan penilaian kelayakan usaha.
KUR Penempatan TKI
Skema khusus untuk membiayai penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke luar negeri. Plafon maksimal Rp25 juta per calon TKI dengan tenor maksimal 3 tahun.
Dana digunakan untuk biaya pengurusan dokumen, pelatihan, tiket, dan kebutuhan pra-penempatan lainnya. Pembayaran cicilan biasanya dimulai setelah TKI mulai bekerja dan menerima gaji.
KUR Khusus
Program dengan skema tertentu sesuai kebijakan pemerintah, seperti:
- KUR untuk Petani (dengan skema pembayaran saat panen)
- KUR Nelayan (dengan skema seasonal sesuai musim tangkap)
- KUR Cluster (untuk kelompok usaha sejenis dalam satu kawasan)
- KUR Super Mikro (plafon di bawah Rp10 juta dengan proses super cepat)
Setiap jenis KUR Khusus memiliki ketentuan spesifik yang disesuaikan dengan karakteristik usaha dan siklus pendapatan.
| Jenis KUR | Plafon Maksimal | Tenor Maksimal | Jaminan |
|---|---|---|---|
| KUR Mikro | Rp100 juta | 3-5 tahun | Tanpa agunan |
| KUR Kecil | Rp500 juta | 4-5 tahun | Wajib agunan |
| KUR Penempatan TKI | Rp25 juta | 3 tahun | Tanpa agunan |
| KUR Super Mikro | Rp10 juta | 2-3 tahun | Tanpa agunan |
Suku Bunga KUR BNI 2026
Salah satu keunggulan utama KUR adalah suku bunga yang sangat kompetitif berkat subsidi pemerintah.
Suku Bunga Efektif
Berdasarkan kebijakan terbaru Kementerian Koperasi dan UKM serta Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, suku bunga KUR untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar 3% efektif per tahun untuk semua jenis KUR.
Angka 3% ini jauh lebih rendah dibanding kredit komersial yang berkisar 8-15% per tahun. Subsidi bunga dari pemerintah mencapai 5-7% sehingga debitur hanya menanggung 3% saja.
Cara Perhitungan Bunga
KUR BNI menggunakan sistem bunga efektif atau sliding rate, artinya bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman. Semakin lama cicilan berjalan, porsi bunga semakin kecil dan porsi pokok semakin besar.
Contoh perhitungan untuk KUR Mikro Rp50 juta, tenor 3 tahun (36 bulan):
- Bunga per bulan = 3% / 12 bulan = 0.25% per bulan
- Angsuran pokok = Rp50.000.000 / 36 = Rp1.388.889
- Bunga bulan pertama = Rp50.000.000 × 0.25% = Rp125.000
- Total cicilan bulan pertama = Rp1.388.889 + Rp125.000 = Rp1.513.889
Bulan berikutnya, bunga dihitung dari sisa pokok (Rp50 juta – Rp1,39 juta), sehingga bunga akan berkurang setiap bulan.
Biaya Administrasi dan Provisi
Selain bunga, ada biaya lain yang perlu diperhitungkan:
- Biaya provisi: Maksimal 1% dari plafon kredit (one time di awal)
- Biaya administrasi: Bervariasi tergantung cabang, umumnya Rp100.000 – Rp500.000
- Biaya asuransi: Untuk kredit tertentu, ada asuransi jiwa yang dipotong dari dana cair
- Biaya notaris: Jika ada agunan, biaya balik nama atau pengikatan agunan
Total biaya di luar bunga berkisar 1-2% dari plafon kredit. Pastikan tanya detail biaya ke petugas BNI sebelum mengajukan.
Tidak Ada Denda Pelunasan Dipercepat
Salah satu keuntungan KUR adalah tidak ada penalti jika debitur ingin melunasi lebih cepat dari tenor. Jika usaha berkembang dan punya dana lebih, bisa langsung lunasi tanpa denda sehingga bunga yang dibayar lebih sedikit.
Syarat Pengajuan KUR BNI 2026
Syarat pengajuan KUR BNI relatif lebih mudah dibanding kredit komersial, namun tetap ada ketentuan yang harus dipenuhi.
Syarat Umum Calon Debitur
Kriteria dasar yang harus dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Usia maksimal 60 tahun saat kredit lunas (beberapa profesi bisa sampai 65 tahun)
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB)
- Tidak termasuk dalam daftar kredit macet (blacklist BI Checking)
Syarat Usaha
Usaha yang diajukan untuk KUR harus memenuhi:
- Usaha produktif di sektor yang diperbolehkan (pertanian, perikanan, industri, perdagangan, jasa)
- Telah beroperasi minimal 6 bulan dengan bukti transaksi
- Omzet maksimal Rp2,5 miliar per tahun
- Tidak termasuk usaha yang dilarang (judi, minuman keras, narkoba, dll)
- Lokasi usaha jelas dan bisa diverifikasi
Dokumen yang Harus Disiapkan
Untuk KUR Mikro (tanpa agunan):
- KTP suami-istri (jika sudah menikah) atau KTP pemohon (jika belum menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat Nikah (jika sudah menikah)
- Rekening koran atau mutasi rekening 6 bulan terakhir
- Surat izin usaha (SIUP, TDP, atau NIB) – jika tidak ada bisa pakai SKU dari kelurahan
- Foto usaha (tampak depan, samping, dan dalam)
- NPWP (jika ada, untuk kredit di atas Rp50 juta wajib)
Untuk KUR Kecil (dengan agunan), ditambah:
- Dokumen agunan (sertifikat tanah/BPKB kendaraan/surat kepemilikan lain)
- IMB (jika agunan berupa bangunan)
- PBB tahun terakhir (jika agunan tanah/bangunan)
- Surat persetujuan suami/istri untuk pengikatan agunan
Persyaratan Khusus Lainnya
Beberapa ketentuan tambahan yang perlu diperhatikan:
- Debitur tidak boleh masuk daftar hitam SLIK OJK (dulu BI Checking)
- Untuk debitur yang pernah kredit, track record harus lancar
- Usaha harus nyata beroperasi, bukan fiktif
- Memiliki kemampuan bayar yang cukup (debt to income ratio wajar)
Cara Pengajuan KUR BNI Online
BNI menyediakan layanan pengajuan KUR secara online untuk kemudahan calon debitur.
Langkah 1: Akses Website atau Aplikasi BNI
Buka browser dan akses https://www.bni.co.id atau download aplikasi BNI Mobile Banking di smartphone. Pilih menu “Kredit” kemudian klik “KUR (Kredit Usaha Rakyat)”.
Bisa juga langsung akses microsite khusus KUR BNI yang biasanya ada di website resmi BNI. Pastikan akses dari website resmi untuk menghindari situs phishing.
Langkah 2: Pilih Jenis KUR
Sistem akan menampilkan pilihan jenis KUR yang tersedia:
- KUR Mikro (s.d Rp100 juta)
- KUR Kecil (Rp100 juta – Rp500 juta)
- KUR Khusus (sesuai program yang sedang berjalan)
Pilih jenis KUR yang sesuai dengan kebutuhan dan skala usaha. Baca detail ketentuan masing-masing jenis sebelum melanjutkan.
Langkah 3: Isi Formulir Online
Lengkapi formulir pengajuan dengan data yang akurat:
- Data pribadi (nama, NIK, alamat, nomor HP, email)
- Data usaha (jenis usaha, alamat usaha, lama usaha, omzet)
- Nominal kredit yang diajukan
- Tujuan penggunaan kredit (modal kerja atau investasi)
- Tenor yang diinginkan
Pastikan semua data sesuai dengan dokumen asli untuk mempercepat verifikasi.
Langkah 4: Upload Dokumen Persyaratan
Scan atau foto dokumen persyaratan dengan kualitas jelas:
- KTP (pastikan tidak blur dan semua tulisan terbaca)
- Kartu Keluarga
- Surat nikah (jika sudah menikah)
- Foto usaha (minimal 3 foto: depan, dalam, dan produk)
- Mutasi rekening atau bukti omzet
- Dokumen pendukung lainnya
Format file yang diterima biasanya JPG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 2 MB per file.
Langkah 5: Submit dan Tunggu Verifikasi
Setelah semua data terisi lengkap, klik tombol “Submit” atau “Ajukan”. Sistem akan memberikan nomor referensi pengajuan yang bisa digunakan untuk tracking status.
Petugas BNI akan melakukan verifikasi dokumen dalam 1-3 hari kerja. Jika ada dokumen kurang atau tidak jelas, akan dihubungi via telepon atau email untuk melengkapi.
Langkah 6: Survei Lapangan
Jika verifikasi dokumen lolos, petugas BNI akan melakukan survei ke lokasi usaha untuk memastikan usaha benar-benar beroperasi. Survei biasanya tanpa pemberitahuan sebelumnya (mendadak) untuk menghindari rekayasa.
Saat survei, petugas akan:
- Mengecek lokasi usaha dan kondisi operasional
- Wawancara singkat tentang usaha dan rencana penggunaan dana
- Mengambil foto dokumentasi tambahan
- Memverifikasi data yang diinput dengan kondisi lapangan
Langkah 7: Persetujuan dan Pencairan
Jika hasil survei baik dan analisa kelayakan memenuhi syarat, pengajuan akan disetujui. BNI akan menghubungi untuk proses akad kredit yang bisa dilakukan di kantor cabang terdekat atau bahkan via digital untuk nominal kecil.
Setelah akad kredit ditandatangani dan semua administrasi selesai, dana akan dicairkan ke rekening BNI debitur dalam 1-3 hari kerja. Total waktu dari pengajuan sampai cair sekitar 7-14 hari kerja untuk proses normal.
Cara Pengajuan KUR BNI Offline
Untuk yang lebih nyaman dengan proses konvensional atau ingin konsultasi langsung, bisa datang ke kantor cabang BNI.
Langkah 1: Datang ke Kantor Cabang BNI Terdekat
Cari lokasi kantor cabang BNI terdekat dengan lokasi usaha atau domisili. Lebih baik pilih cabang yang dekat dengan lokasi usaha agar proses survei lebih mudah.
Datang pada jam operasional bank (umumnya 08.00-15.00 WIB hari kerja). Ambil nomor antrian untuk Customer Service atau Account Officer khusus KUR jika tersedia.
Langkah 2: Konsultasi dengan Petugas
Sampaikan maksud untuk mengajukan KUR kepada Customer Service. Petugas akan mengarahkan ke Account Officer (AO) yang menangani kredit UMKM.
Konsultasikan kebutuhan kredit, jenis usaha, dan nominal yang dibutuhkan. AO akan menjelaskan:
- Jenis KUR yang sesuai dengan profil usaha
- Estimasi plafon yang bisa disetujui
- Suku bunga dan tenor
- Dokumen yang harus disiapkan
- Estimasi waktu proses
Langkah 3: Serahkan Dokumen Persyaratan
Serahkan semua dokumen yang sudah disiapkan dalam bentuk fotocopy dan tunjukkan dokumen asli untuk verifikasi. Petugas akan melakukan pengecekan kelengkapan dokumen.
Jika ada dokumen yang kurang atau tidak memenuhi syarat, petugas akan memberitahu untuk dilengkapi. Jangan kembali sebelum semua dokumen lengkap agar proses tidak terhambat.
Langkah 4: Isi Formulir Aplikasi
Isi formulir aplikasi kredit yang disediakan BNI dengan lengkap dan jujur. Pastikan tulisan jelas dan mudah dibaca. Jika ada yang tidak paham, tanyakan kepada petugas.
Formulir biasanya berisi:
- Data pribadi dan keluarga
- Data usaha dan keuangan
- Rencana penggunaan kredit
- Agunan (jika ada)
- Pernyataan dan persetujuan
Tanda tangan di kolom yang disediakan dan berikan cap jempol jika diminta.
Langkah 5: Proses Analisa dan Survei
Setelah dokumen lengkap, AO akan melakukan:
- Analisa kelayakan kredit berdasarkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition)
- Survei lapangan ke lokasi usaha
- Interview mendalam tentang usaha dan proyeksi bisnis
- Pengecekan SLIK OJK untuk track record kredit
Proses ini biasanya memakan waktu 3-7 hari kerja tergantung kompleksitas usaha dan nominal kredit.
Langkah 6: Persetujuan Komite Kredit
Hasil analisa AO akan dipresentasikan ke komite kredit cabang untuk mendapat persetujuan. Untuk nominal kecil (di bawah Rp50 juta), biasanya keputusan bisa diambil di level cabang. Untuk nominal besar, perlu persetujuan kantor wilayah atau pusat.
Jika disetujui, debitur akan dihubungi untuk proses akad kredit. Jika ditolak, akan diberitahu alasan penolakan dan bisa mengajukan kembali setelah memperbaiki kekurangan.
Langkah 7: Akad Kredit dan Pencairan
Datang ke kantor cabang sesuai jadwal yang ditentukan untuk penandatanganan akad kredit. Bawa dokumen asli dan meterai secukupnya.
Saat akad kredit:
- Baca dan pahami isi perjanjian kredit
- Tanyakan jika ada yang kurang jelas
- Pastikan nominal, bunga, tenor, dan ketentuan lain sesuai kesepakatan
- Tanda tangan perjanjian dan dokumen pendukung
- Terima buku tabungan atau ATM untuk pencairan dana
Dana akan dicairkan ke rekening BNI dalam 1-2 hari kerja setelah akad kredit. Debitur bisa langsung menarik atau menggunakan dana sesuai kebutuhan usaha.
Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui
Persiapkan Dokumen dengan Lengkap
Kelengkapan dokumen adalah kunci utama. Pastikan semua dokumen yang diminta tersedia dalam kondisi baik, tidak rusak, dan masih berlaku. Siapkan juga dokumen pendukung tambahan seperti:
- Daftar aset usaha (inventaris)
- Daftar piutang dan hutang
- Catatan penjualan harian atau bulanan
- Foto aktivitas usaha yang menunjukkan operasional nyata
- Testimoni pelanggan atau surat pesanan (jika ada)
Pastikan Usaha Nyata Beroperasi
Usaha harus benar-benar berjalan dan punya omzet riil, bukan abal-abal atau hanya di atas kertas. Saat survei, petugas akan mengecek:
- Kondisi fisik tempat usaha
- Ketersediaan barang dagangan atau alat produksi
- Aktivitas transaksi dengan pelanggan
- Pengetahuan pemilik tentang usahanya
Jangan coba-coba rekayasa usaha karena petugas BNI sudah terlatih mendeteksi usaha fiktif.
Tunjukkan Kemampuan Bayar
Buktikan bahwa usaha punya cash flow yang cukup untuk membayar cicilan. Caranya:
- Buat catatan keuangan sederhana (pemasukan dan pengeluaran)
- Tunjukkan bukti transaksi seperti nota penjualan, kwitansi, atau mutasi rekening
- Jelaskan margin keuntungan dan proyeksi pendapatan
- Hitung sendiri kemampuan cicilan berdasarkan penghasilan bersih
Sebagai patokan, cicilan kredit sebaiknya tidak lebih dari 30-40% dari penghasilan bersih bulanan agar tidak memberatkan.
Jaga Track Record Kredit
Jika pernah punya kredit sebelumnya, pastikan track record lancar tanpa tunggakan. BI Checking atau SLIK OJK akan dicek dan ini sangat berpengaruh terhadap keputusan kredit.
Jika ada tunggakan di kredit lama:
- Lunasi dulu sebelum mengajukan KUR
- Tunggu minimal 6 bulan setelah pelunasan
- Minta surat keterangan lunas dari bank sebelumnya
Ajukan Nominal Sesuai Kebutuhan
Jangan mengajukan nominal yang terlalu besar melebihi kebutuhan riil usaha. Ajukan sesuai dengan:
- Kebutuhan modal kerja atau investasi yang jelas
- Kemampuan bayar berdasarkan omzet
- Skala usaha yang ada
Nominal yang realistis lebih mudah disetujui dibanding nominal yang berlebihan tanpa justifikasi jelas.
Bersikap Kooperatif dan Jujur
Saat wawancara atau survei:
- Jawab semua pertanyaan dengan jujur
- Jangan melebih-lebihkan kondisi usaha
- Bersikap ramah dan kooperatif dengan petugas
- Tunjukkan antusiasme dan komitmen mengembangkan usaha
Sikap pemohon juga jadi pertimbangan dalam analisa kredit, terutama aspek karakter (character) dalam prinsip 5C.
Link DANA Kaget Hari Ini
Sambil menunggu proses pengajuan KUR, ada cara mudah nambahin saldo DANA buat modal usaha kecil atau jaga-jaga kebutuhan mendadak.
Link DANA Kaget Hari Ini: https://link.dana.id/danakaget?c=s62nka2kh&r=h6HM0Y&orderId=20260130101214434515010300166829463045243
Program DANA Kaget memberikan saldo gratis setiap hari yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha seperti beli stok barang, bayar supplier, atau modal kecil lainnya.
Cara Klaim DANA Kaget
Prosesnya sangat mudah:
- Pastikan aplikasi DANA sudah terinstall dan akun sudah verifikasi
- Klik link DANA Kaget yang tersedia
- Aplikasi akan membuka halaman amplop otomatis
- Kocok HP atau tekan tombol untuk membuka
- Saldo langsung masuk jika beruntung
- Bagikan link pribadi untuk kesempatan klaim lagi
Saldo yang didapat bisa langsung dipakai untuk transaksi bisnis atau ditabung dulu sebagai dana darurat usaha.
Alternatif Aplikasi dan Game Penghasil Saldo DANA Resmi OJK
Selain DANA Kaget, ada platform legal untuk tambahan modal usaha:
Aplikasi Cashback untuk Bisnis
- ShopBack: Cashback belanja supplier online
- GoPay: Promo untuk transaksi bisnis dan top up
- OVO: Program merchant dengan cashback
Platform Marketplace
- Tokopedia Seller: Jualan online dengan berbagai promo
- Shopee Seller: Program subsidi ongkir dan cashback
- Bukalapak: Fitur Mitra Bukalapak untuk reseller
Aplikasi Pencatatan Keuangan
- BukuWarung: Catat transaksi harian gratis
- BukuKas: Manajemen keuangan UMKM
- Moka POS: Aplikasi kasir digital
Semua platform legal dan membantu kelancaran operasional usaha.
Alternatif Pinjaman Online Cair ke Saldo DANA Resmi OJK
Jika KUR belum cair dan butuh dana cepat, beberapa fintech lending legal bisa jadi opsi sementara:
Pinjaman Modal Usaha
- Modalku: P2P lending untuk UMKM, limit hingga Rp2 miliar
- Investree: Pinjaman invoice financing untuk usaha
- Amartha: Khusus usaha mikro pedesaan dengan sistem tanggung renteng
Pinjaman Tunai
- KreditPintar: Rp600 ribu – Rp20 juta, cair maksimal 24 jam
- Julo: Limit hingga Rp15 juta untuk modal usaha
- Easycash: Approval cepat, bisa untuk tambahan modal
Semua terdaftar OJK. Namun bunga lebih tinggi dari KUR, jadi gunakan sebagai jembatan sementara sambil menunggu KUR cair. Pastikan hitung kemampuan bayar dengan matang.
Alternatif Bansos Kemensos Cair Januari 2026
Untuk pelaku usaha mikro dari keluarga kurang mampu, beberapa program bansos bisa dimanfaatkan sebagai tambahan modal:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan tunai Rp550 ribu – Rp3 juta per tahun yang bisa disisihkan sebagai modal usaha mikro. Pencairan 4 kali setahun melalui bank Himbara.
Bantuan Produktif Usaha Mikro
Program khusus dari Kemensos untuk usaha mikro dengan bantuan Rp2,4 juta yang bisa digunakan sebagai modal kerja. Cek kelayakan melalui Dinsos setempat.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan Rp200 ribu per bulan untuk bahan pangan. Menghemat budget rumah tangga sehingga uang bisa dialokasikan untuk modal usaha.
Cek kelayakan melalui dtks.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos dengan memasukkan NIK atau Nomor KK.
Kontak Layanan dan Pengaduan KUR BNI
Untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan terkait KUR BNI:
BNI Call Center
- Telepon: 1500-046 (24/7)
- WhatsApp: 0812-1946-46
- Email: [email protected]
- Website: www.bni.co.id
- Instagram: @bni
- Twitter: @BNI
Kantor Cabang BNI
Kunjungi kantor cabang BNI terdekat untuk konsultasi langsung dengan Account Officer KUR. Bawa dokumen persyaratan untuk analisa awal kelayakan.
Kementerian Koperasi dan UKM
Untuk informasi kebijakan KUR secara nasional:
- Call Center: 1500-046
- Website: kemenkopukm.go.id
- Email: [email protected]
Layanan call center BNI tersedia 24/7 untuk pertanyaan umum. Untuk konsultasi detail pengajuan, lebih baik datang langsung ke cabang atau hubungi nomor cabang yang dituju pada jam kerja.
Penutup
KUR BNI 2026 menjadi solusi tepat bagi pelaku UMKM yang membutuhkan permodalan dengan bunga rendah dan proses yang relatif mudah. Dengan suku bunga hanya 3% per tahun dan persyaratan yang tidak memberatkan, program ini sangat membantu pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia.
Semoga panduan lengkap ini membantu dalam mempersiapkan pengajuan KUR BNI dengan lebih matang. Terima kasih sudah membaca, semoga usaha semakin berkembang dan pengajuan KUR disetujui dengan lancar!
Sumber dan Referensi:
Informasi dalam artikel ini berdasarkan ketentuan resmi dari website BNI (bni.co.id), Kementerian Koperasi dan UKM (kemenkopukm.go.id), dan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM tentang Pedoman Pelaksanaan KUR. Data suku bunga dan plafon mengacu pada kebijakan yang berlaku per Januari 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah.
Disclaimer:
Suku bunga, plafon, dan ketentuan KUR dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah dan BNI. Persetujuan kredit sepenuhnya merupakan kewenangan BNI berdasarkan hasil analisa kelayakan dan tidak ada jaminan pengajuan pasti disetujui. Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan untuk detail spesifik sebaiknya konsultasi langsung dengan petugas BNI di kantor cabang terdekat. Gunakan kredit dengan bijak dan sesuai kemampuan bayar untuk menghindari kredit macet yang berdampak pada skor kredit. Tidak ada jaminan atau pungutan biaya di luar ketentuan resmi BNI – waspadai penipuan yang mengatasnamakan BNI atau calo yang menjanjikan percepatan persetujuan dengan imbalan sejumlah uang.
FAQ Seputar KUR BNI 2026, Ini Suku Bunga, Syarat, dan Cara Pengajuan Terbaru
Sesuai regulasi pemerintah tahun 2026, BNI menerapkan sistem Suku Bunga Berjenjang bagi debitur berulang (khusus KUR Mikro/Kecil):
| Status Pinjaman | Bunga Efektif/Tahun |
|---|---|
| Baru Pertama Kali | 6% |
| Pinjaman Ke-2 | 7% |
| Pinjaman Ke-3 | 8% |
| Pinjaman Ke-4 | 9% |
*Khusus KUR Super Mikro (Plafond s.d 10 Juta) bunga tetap 3%.
Calon debitur perorangan atau badan usaha wajib memenuhi kriteria:
- Usaha Aktif Minimal sudah berjalan 6 bulan.
- Usia Minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- BI Checking Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (Kecuali KPR, KKB, atau Kartu Kredit).
- Dokumen: KTP, KK, dan Surat Izin Usaha (NIB/SKU dari Kelurahan).
Ketentuan agunan tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Plafond s.d Rp 100 Juta: Wajib TANPA JAMINAN tambahan.
- Plafond > Rp 100 Juta – Rp 500 Juta: Diberlakukan agunan tambahan sesuai kebijakan Bank BNI (biasanya berupa SHM atau BPKB Kendaraan).
Anda tidak perlu antre di cabang. Gunakan layanan digital BNI:
- Buka situs eform.bni.co.id atau via aplikasi BNI Mobile Banking.
- Pilih menu “BNI KUR”.
- Isi formulir data diri dan data usaha secara lengkap.
- Unggah dokumen persyaratan.
- Tunggu pihak mantri/marketing BNI menghubungi Anda untuk survei lokasi.





