
Menjalankan usaha kecil atau menengah di tengah gejolak ekonomi tidak selalu mudah. Salah satu solusi yang dapat Anda pertimbangkan adalah mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dengan bunga ringan dan proses pengajuan yang cepat, KUR BRI bisa menjadi suntikan dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis Anda.
Namun, sebelum mengajukan KUR BRI, ada baiknya Anda memahami dengan baik tabel angsuran, syarat pengajuan, serta rincian biaya yang harus dipertimbangkan. Simak penjelasan lengkap dari rsannamedika.co.id berikut ini…
Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Besaran Cicilan per Bulan
Berikut adalah tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang berlaku pada tahun 2026. Informasi ini dapat menjadi acuan awal bagi Anda yang berencana mengajukan pinjaman untuk usaha.
Besaran angsuran per bulan ditentukan berdasarkan plafon pinjaman dan tenor (jangka waktu) yang dipilih. Semakin besar plafon dan semakin panjang tenor, maka cicilan per bulan akan semakin kecil. Namun, total bunga yang dibayarkan selama masa kredit akan semakin besar.
| Plafon | Tenor 12 Bulan | Tenor 24 Bulan | Tenor 36 Bulan |
|---|---|---|---|
| Rp 10 Juta | Rp 896.667 | Rp 474.000 | Rp 334.889 |
| Rp 25 Juta | Rp 2.241.667 | Rp 1.185.000 | Rp 837.222 |
| Rp 50 Juta | Rp 4.483.333 | Rp 2.370.000 | Rp 1.674.444 |
| Rp 100 Juta | Rp 8.966.667 | Rp 4.740.000 | Rp 3.348.889 |
Syarat Pengajuan KUR BRI yang Perlu Diketahui
Sebelum Anda mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada BRI, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pastikan Anda memenuhi semua kriteria ini agar proses permohonan kredit berjalan lancar.
1. Memiliki Usaha Produktif yang Layak
Syarat utama untuk mendapatkan KUR BRI adalah memiliki usaha produktif yang layak dan dapat dibiayai. Usaha tersebut harus bergerak di bidang ekonomi produktif, seperti pertanian, perikanan, industri, perdagangan, jasa, dan lain-lain.
Usaha Anda juga harus dinilai layak oleh pihak BRI berdasarkan aspek manajemen, pemasaran, teknis, dan keuangan. Selain itu, pastikan pula bahwa usaha Anda bukan termasuk dalam daftar usaha yang dilarang untuk dibiayai KUR.
2. Tidak Masuk dalam Daftar Hitam di BI
Calon debitur KUR BRI juga tidak boleh tercatat dalam daftar hitam di Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia (SID BI). Artinya, Anda tidak boleh memiliki kredit macet atau tunggakan di bank manapun.
Jika sebelumnya pernah memiliki kredit bermasalah, pastikan masalah tersebut sudah diselesaikan sehingga Anda tidak masuk dalam daftar hitam di BI. Hal ini akan memperlancar proses pengajuan KUR di BRI.
3. Mengikuti Aturan Bank BRI
Selain memenuhi kriteria di atas, calon debitur KUR BRI juga wajib mengikuti semua aturan yang ditetapkan oleh bank. Ini termasuk memenuhi persyaratan administratif, menyerahkan dokumen yang diminta, serta mengikuti proses verifikasi dan survei.
Setiap bank bisa jadi memiliki aturan yang sedikit berbeda, jadi pastikan Anda memahami dengan baik segala ketentuan dari BRI sebelum mengajukan KUR.
Simulasi Pengajuan KUR BRI: Plafon Rp 50 Juta, Tenor 36 Bulan
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, kami akan memberikan contoh simulasi pengajuan KUR BRI dengan plafon pinjaman Rp 50 juta dan tenor 36 bulan.
Berdasarkan tabel angsuran di atas, jika Anda mengajukan KUR BRI dengan plafon Rp 50 juta dan tenor 36 bulan, maka angsuran per bulan yang harus Anda bayar adalah sebesar Rp 1.674.444.
Total bunga yang harus Anda bayar selama masa kredit 36 bulan adalah sebesar Rp 10.144.000. Dengan demikian, total yang harus Anda kembalikan ke BRI adalah Rp 60.144.000 (plafon + bunga).
5 Kendala Umum dalam Pengajuan KUR BRI
Meskipun KUR BRI cukup mudah diajukan, ada beberapa kendala umum yang sering dialami oleh calon debitur. Berikut adalah 5 penyebab kegagalan pengajuan KUR BRI beserta solusinya:
- Usaha Tidak Layak Dibiayai
Solusi: Persiapkan dokumen dan proposal usaha dengan baik agar memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan BRI. - Masuk Daftar Hitam BI
Solusi: Pastikan Anda tidak memiliki kredit macet di bank mana pun dan selesaikan jika ada masalah di masa lalu. - Kesulitan Melengkapi Dokumen
Solusi: Pelajari dengan cermat daftar dokumen yang dipersyaratkan dan siapkan semuanya dengan baik. - Hasil Survei Usaha Tidak Memuaskan
Solusi: Pastikan usaha Anda memang layak dan siap untuk dibiayai. Benahi manajemen, pemasaran, dan keuangan jika diperlukan. - Agunan Tidak Memadai
Solusi: Persiapkan agunan yang nilainya memadai dan dapat diterima oleh pihak BRI.
FAQ Seputar KUR BRI
- Berapa bunga KUR BRI saat ini?
Saat ini, bunga KUR BRI ditetapkan sebesar 6% per tahun. Angka ini merupakan suku bunga fixed (tetap) selama masa kredit. - Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan KUR BRI?
Dokumen yang biasanya diminta antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Keterangan Domisili Usaha, laporan keuangan usaha, dan agunan/jaminan. - Berapa plafon atau jumlah maksimal pinjaman KUR BRI?
Plafon atau jumlah pinjaman KUR BRI saat ini maksimal Rp 500 juta per debitur. Namun, nilai plafon yang disetujui bank bisa berbeda-beda tergantung hasil penilaian kelayakan usaha. - Apakah ada persyaratan khusus terkait agunan/jaminan KUR BRI?
Ya, agunan atau jaminan yang dapat diterima BRI untuk KUR biasanya berupa sertifikat tanah/bangunan, BPKB kendaraan, dan/atau surat-surat berharga lainnya. Agunan harus memiliki nilai yang cukup untuk menutup plafon pinjaman. - Apa keunggulan KUR BRI dibandingkan pinjaman lain?
Beberapa keunggulan KUR BRI antara lain: bunga rendah, plafon pinjaman tinggi, proses pengajuan cepat, agunan lebih mudah, serta persyaratan lebih fleksibel bagi usaha mikro dan kecil. - Apakah pengusaha pemula bisa mengajukan KUR BRI?
Ya, pengusaha pemula yang memiliki usaha produktif dan memenuhi kriteria dapat mengajukan KUR BRI. Namun, bank biasanya akan lebih selektif dalam menilai kelayakan usaha pemula. - Berapa lama proses pencairan KUR BRI?
Proses pencairan KUR BRI biasanya memakan waktu 7-14 hari kerja sejak permohonan disetujui. Namun, waktu ini bisa berbeda-beda tergantung kelengkapan dokumen dan proses verifikasi di bank.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. rsannamedika.co.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.
Nah, itulah informasi lengkap seputar tabel angsuran KUR BRI 2026 beserta rincian syarat pengajuannya. Semoga pemaparan ini dapat memberikan gambaran yang jelas bagi Anda yang berencana mengajukan kredit usaha rakyat dari BRI. Jangan ragu untuk berbagi pengalaman atau bertanya di kolom komentar ya!





