
Pertandingan LaLiga antara Celta Vigo dan Real Madrid berakhir dengan skor 1-2, kemenangan untuk tim tamu. Dua gol penentu datang dari Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, yang juga mencatatkan rating tertinggi di antara semua pemain di lapangan. Penampilan apik mereka membantu Real Madrid memperkokoh posisi di papan atas klasemen sementara.
Meski bermain di kandang sendiri, Celta Vigo gagal memanfaatkan dukungan suporter penuh. Penampilan sebagian pemain tuan rumah justru terlihat kurang meyakinkan, terutama di lini tengah. Di sisi lain, skuad Madrid tampil lebih stabil dan efektif, terutama dalam mengendalikan ritme permainan.
Performa Pemain Celta Vigo
Di kubu tuan rumah, performa kolektif Celta Vigo cenderung tidak konsisten. Meski begitu, ada beberapa pemain yang mencoba memberikan yang terbaik, meski tak cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan. Penilaian pemain menunjukkan siapa saja yang berhasil menonjol dan siapa yang justru menjadi titik lemah dalam laga ini.
1. Pertahanan Tuan Rumah Tampak Kewalahan
Andreas Christensen alias Starfelt mencatatkan rating tertingga di tim Celta Vigo, yakni 7.4. Ia tampil solid di lini belakang dan kerap menyelamatkan tim dari serangan berbahaya. Sayangnya, pertahanan secara keseluruhan tidak bisa menahan dua gol dari Madrid.
2. Lini Tengah Kurang Berkontribusi
Lini tengah Celta Vigo justru menjadi kelemahan besar. Moriba dan Roman, dua pemain utama di sektor tersebut, hanya mencatatkan rating 5.6 dan 5.8. Keduanya gagal memberikan tekanan cukup terhadap lini tengah Madrid, yang memungkinkan lawan bermain nyaman di area pertengahan.
3. Satu Gol dari Iglesias Tak Cukup
Gol tunggal yang dicetak oleh Carlos Vinicius (Iglesias) memang sempat memberikan harapan. Namun, kontribusinya secara keseluruhan di lini serang hanya terlihat sporadis. Rating 6.6 menunjukkan bahwa ia tak terlalu berpengaruh selain saat mencetak gol.
Berikut adalah rekap rating pemain Celta Vigo dalam pertandingan ini:
| No | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 13 | Radu | 5.9 |
| 20 | Alonso | 6.8 |
| 2 | Starfelt | 7.4 |
| 32 | Rodriguez | 6.7 |
| 3 | Mingueza | 6.5 |
| 6 | Moriba | 5.6 |
| 16 | Roman | 5.8 |
| 5 | Carreira | 6.6 |
| 19 | Swedberg | 7.0 |
| 7 | Iglesias | 6.6 |
| 9 | Jutgla | 6.4 |
| – | Lopez F. (Pengganti) | 6.3 |
| – | Alvarez H. (Pengganti) | 6.2 |
| – | El Abdellaoui J. (Pengganti) | 6.4 |
Penampilan Gemilang Real Madrid
Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan misi jelas: meraih poin penuh. Mereka berhasil menjalankan strategi dengan baik, terutama melalui dominasi lini tengah dan efisiensi serangan. Dua pemain yang paling bersinar adalah Valverde dan Tchouameni, yang mencetak gol dan tampil luar biasa di semua aspek permainan.
1. Valverde dan Tchouameni Jadi Pemain Terbaik
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni mencatatkan rating tertinggi, yakni 8.7. Keduanya tidak hanya mencetak gol, tapi juga sangat aktif di lini tengah, baik dalam hal membongkar serangan lawan maupun membangun serangan tim. Penampilan mereka jadi salah satu alasan utama kemenangan Madrid.
2. Pertahanan Madrid Kokoh
Antonio Rudiger dan Alexandre, pemain sayap yang juga bermain sebagai bek, mencatatkan rating 7.9. Mereka tampil solid dan minim kesalahan. Courtois, penjaga gawang, juga memberikan kontribusi penting dengan rating 7.6, meski tak banyak melakukan penyelamatan spektakuler.
3. Serangan Madrid Efisien tapi Tak Terlalu Gemerlap
Vinicius Junior mencatatkan rating 7.2, menunjukkan bahwa ia tetap menjadi ancaman, meski tidak mencetak gol. Di sisi lain, Diaz hanya mendapat 6.5, menandakan bahwa ia kurang berkontribusi dalam permainan. Madrid memang tak terlalu bergantung pada kreativitas individu, tapi lebih pada kerja tim yang terstruktur.
Berikut adalah rekap rating pemain Real Madrid dalam pertandingan ini:
| No | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 1 | Courtois | 7.6 |
| 12 | Alexandre… | 7.9 |
| 17 | Asencio | 7.0 |
| 22 | Rudiger | 7.9 |
| 23 | Mendy | 7.5 |
| 8 | Valverde | 8.7 |
| 15 | Guler | 7.7 |
| 14 | Tchouameni | 8.7 |
| 45 | Pitarch | 5.5 |
| 21 | Diaz | 6.5 |
| 7 | Vinicius Jr | 7.2 |
| – | Palacios C. (Pengganti) | 6.8 |
| – | Garcia G. (Pengganti) | 6.4 |
Analisis Kunci Kemenangan Madrid
Kemenangan Real Madrid atas Celta Vigo bukan hasil kebetulan. Ada beberapa faktor utama yang membuat skuad asuhan Ancelotti mampu menang meski tak mencetak banyak gol.
1. Dominasi Lini Tengah
Valverde dan Tchouameni bukan cuma pencetak gol. Mereka juga menjadi motor permainan Madrid. Dengan kemampuan membaca permainan dan distribusi bola yang baik, mereka mampu mengontrol tempo laga sejak menit awal.
2. Pertahanan yang Terorganisir
Meski tak banyak diuji, pertahanan Madrid tetap tampil solid. Rudiger dan Alexandre tampil kompak, sementara Courtois tetap waspada di bawah mistar. Kombinasi ini membuat Celta Vigo kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
3. Efisiensi Serangan
Madrid memang tak banyak melakukan tembakan, tapi dua tembakan yang berhasil mereka cetak berujung gol. Ini menunjukkan betapa efisiennya mereka dalam memanfaatkan peluang.
Penampilan Menonjol dari Pemain Madrid
Tidak semua pemain Madrid mencatatkan rating tinggi. Namun, beberapa di antara mereka memberikan kontribusi penting yang tak selalu terlihat dari statistik dasar.
1. Guler dan Asencio Tampil Konsisten
Guler dan Asencio mencatatkan rating 7.7 dan 7.0. Keduanya berperan dalam menjaga keseimbangan tim, baik saat bertahan maupun menyerang. Guler, khususnya, menunjukkan progres positif dalam adaptasi gaya permainan tim utama.
2. Mendy dan Alexandre Jadi Pilar Pertahanan
Mendy dan Alexandre, yang juga bermain sebagai bek sayap, mencatatkan rating 7.5 dan 7.9. Mereka tidak hanya solid dalam bertahan, tapi juga aktif membantu serangan dari sisi samping.
3. Pitarch Jadi Pemain Terlemah
Pitarch, yang masuk dari bangku cadangan, hanya mencatatkan rating 5.5. Penampilannya di babak kedua tidak memberikan dampak signifikan, dan ia pun ditarik keluar sebelum pertandingan usai.
Kesimpulan
Pertandingan antara Celta Vigo dan Real Madrid menjadi cerminan kualitas skuad tamu yang lebih matang dan terorganisir. Dua gol dari Valverde dan Tchouameni memang menjadi pembeda, tapi kemenangan ini juga didukung oleh performa kolektif yang solid dari seluruh lini.
Celta Vigo, meski bermain di kandang, gagal memaksimalkan peluang dan terlihat kewalahan menghadapi tekanan Madrid. Penampilan beberapa pemainnya justru menjadi titik lemah yang dimanfaatkan oleh tim tamu.
Bagi Madrid, kemenangan ini semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen. Dengan performa lini tengah yang makin solid dan efisiensi serangan yang tinggi, mereka terus menjadi ancaman bagi setiap lawan di LaLiga.
Disclaimer: Data rating pemain bersifat subjektif dan dapat berubah tergantung sumber evaluasi. Statistik dan penilaian dalam artikel ini bersumber dari data yang tersedia hingga tanggal publikasi dan dapat berbeda dengan sumber lain.





