Mencari peluang berkarier di instansi pemerintahan dengan kontribusi nyata? Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka rekrutmen dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2025 dengan kuota fantastis 32.000 formasi. Pengumuman yang dirilis 4 Desember 2025 ini menjadi angin segar di tengah kompetisi kerja yang ketat, terutama karena tidak ada rekrutmen pada tahun ini.

Berbeda dengan seleksi CPNS yang ditiadakan, pemerintah mengalihkan fokus penuh pada skema PPPK yang dinilai lebih fleksibel dan efisien. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1203 Tahun 2025, total formasi terbagi menjadi 31.250 formasi khusus dan 750 formasi umum. BGN sebagai lembaga strategis yang dibentuk melalui Perpres No. 83 Tahun 2024 bertanggung jawab menjalankan program prioritas nasional Makan Bergizi (MBG) untuk mewujudkan Indonesia sehat dan bebas stunting.

Jadi, siapa saja yang bisa mendaftar, berapa gaji yang ditawarkan, dan bagaimana cara pengajuannya? Mari simak informasi lengkapnya.

Apa Itu PPPK BGN 2025?

PPPK BGN adalah pegawai pemerintah yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu guna menjalankan tugas pemerintahan di lingkungan Badan Gizi Nasional. Masa perjanjian kerja ditetapkan selama 3 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi, dan batas usia pensiun pada jabatan tertentu.

Rekrutmen ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli dan profesional dalam pelaksanaan program MBG yang menyasar jutaan penerima di seluruh Indonesia. Dengan alokasi dana mencapai Rp 71 triliun pada 2025, program ini membutuhkan ribuan tenaga terampil untuk mengoperasikan dapur umum, mengelola distribusi makanan, hingga memastikan pemenuhan gizi optimal bagi peserta didik, ibu hamil, dan balita di seluruh nusantara.

Kuota dan Formasi PPPK BGN 2025

Total 32.000 formasi yang disediakan menjadikan rekrutmen ini sebagai gelombang pengadaan terbesar sepanjang tahun 2025. Distribusi formasi terbagi menjadi dua kategori utama dengan komposisi yang cukup menarik:

Formasi Khusus (31.250 )

Kategori ini diperuntukkan bagi lulusan S-1 atau D-IV dari semua jurusan yang pernah mengikuti program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau memiliki pengalaman bekerja di BGN. Posisi yang ditawarkan adalah Penata Layanan Operasional dengan tugas mendukung operasional program gizi nasional di berbagai dapur umum MBG di seluruh Indonesia.

Yang menarik, formasi khusus memberikan nilai tambah bagi mereka yang sudah memiliki pengalaman kerja praktis di bidang gizi atau pernah aktif di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Jadi, pengalaman praktis menjadi modal berharga dalam seleksi ini. Pelamar dari luar SPPI atau tanpa pengalaman di BGN tidak berhak mendaftar pada kuota formasi khusus, meski memiliki gelar dan bidang relevan.

Formasi Umum (750 Posisi)

Bagi yang memiliki latar belakang pendidikan spesifik, formasi umum menyediakan peluang dengan kualifikasi teknis sesuai kebutuhan BGN. Rinciannya mencakup:

  • Penata Layanan Operasional: 600 formasi
    • S-1 Ilmu Gizi / D-IV Gizi dan Dietetika: 300 formasi
    • S-1 Akuntansi / D-IV Akuntansi: 300 formasi
  • Pengelola Layanan Operasional: 150 formasi
    • D-III Akuntansi: 75 formasi
    • D-III Gizi: 75 formasi

Formasi umum terbuka untuk pelamar umum yang memenuhi kualifikasi pendidikan yang ditetapkan. Peluang ini sangat cocok bagi fresh graduate maupun profesional berpengalaman yang ingin berkontribusi dalam sektor kesehatan dan gizi nasional.

Tabel Distribusi Formasi PPPK BGN 2025

Berikut rincian lengkap kuota dan kualifikasi yang tersedia dalam rekrutmen PPPK BGN 2025:

Kategori Formasi Jabatan Kualifikasi Pendidikan Kuota
Formasi Khusus Penata Layanan Operasional S-1 Semua Jurusan / D-IV Semua Jurusan 31.250
Formasi Umum Penata Layanan Operasional S-1 Ilmu Gizi / D-IV Gizi dan Dietetika 300
S-1 Akuntansi / D-IV Akuntansi 300
Formasi Umum Pengelola Layanan Operasional D-III Akuntansi 75
Formasi Umum D-III Gizi 75
TOTAL FORMASI 32.000
Baca Juga:  Alaves Terima Putusan CAS, Facundo Garces Dikenai Sanksi Bermain 12 Bulan Setelah Banding FAM Ditolak!

Tabel di atas menunjukkan bahwa mayoritas kuota dialokasikan untuk formasi khusus dengan kualifikasi yang lebih luas, sementara formasi umum memiliki kualifikasi teknis yang lebih terarah sesuai kebutuhan operasional BGN.

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran

Sebelum mendaftar, pastikan memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan BGN. Lembaga ini cukup ketat dalam menyaring calon pegawai untuk memastikan kualitas SDM yang akan bergabung.

1.Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, serta NKRI
  • Usia minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun (berdasarkan tanggal lahir pada ijazah yang digunakan untuk melamar)
  • Tidak pernah dipidana penjara minimal 2 tahun berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
  • Tidak pernah terlibat pelanggaran seleksi BKN sebelumnya
  • Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari PNS, PPPK, TNI, Polri, atau pegawai swasta/BUMN/BUMD
  • Tidak sedang menjadi CPNS, PNS, prajurit TNI, anggota Polri, atau mahasiswa sekolah kedinasan
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik serta tidak menjalankan aktivitas politik praktis
  • Tidak terlibat organisasi kemasyarakatan terlarang
  • Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan surat keterangan dari dokter di fasilitas kesehatan pemerintah)
  • Bebas narkoba/NAPZA (surat dari RS pemerintah, berlaku minimal 6 bulan sejak pengumuman)
  • Tidak pernah menyebarkan hoaks, fitnah, provokasi, radikalisme, terorisme, atau pornografi di media sosial
  • Bersedia ditempatkan di seluruh NKRI dan tidak mengajukan pindah selama masa kontrak 3 tahun
  • Hanya boleh mendaftar pada satu instansi dan satu jabatan dalam periode seleksi tahun anggaran 2025

2.Syarat Tambahan Formasi Umum:

  • Memiliki pengalaman kerja relevan atau berstatus aktif di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
  • Melampirkan pengalaman kerja sesuai bidang yang dilamar

3.Syarat Tambahan Formasi Khusus:

  • Merupakan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan bukti sertifikat manajerial
  • Atau memiliki surat keterangan aktif bekerja di BGN dari pejabat terkait

Dokumen yang Harus Disiapkan:

  • KTP asli dan fotokopi
  • Keluarga
  • Ijazah S-1/D-IV/D-III sesuai formasi yang dilamar (lulusan dalam/luar negeri dengan penyetaraan jika diperlukan)
  • Transkrip nilai
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah
  • Surat keterangan bebas narkoba/NAPZA dari rumah sakit pemerintah
  • Foto terbaru
  • Surat pernyataan tidak sedang menjalani hukuman pidana
  • Surat pernyataan tidak pernah diberhentikan tidak hormat
  • Surat pernyataan kesediaan ditempatkan di seluruh Indonesia
  • Dokumen pengalaman kerja (untuk formasi umum)
  • Sertifikat SPPI atau surat keterangan aktif bekerja di BGN (untuk formasi khusus)

Format dokumen persyaratan dapat diunduh melalui website resmi BGN di https://www.bgn.go.id.

Cara Pendaftaran PPPK BGN 2025

Pendaftaran PPPK BGN dilakukan 100% secara online melalui portal resmi SSCASN BKN. Proses berlangsung sangat singkat, hanya 6 hari dari 5-10 Desember 2025, dan berjalan bersamaan dengan seleksi administrasi. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi situs resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id
  2. Buat akun pendaftaran baru dengan memasukkan NIK KTP, NIK KK, dan identitas lain yang dibutuhkan
  3. Login kembali dengan username dan password yang sudah dibuat
  4. Lengkapi dengan data akurat dan valid
  5. Pilih formasi yang diinginkan (khusus atau umum) sesuai kualifikasi pendidikan
  6. Masukkan data pendukung sesuai ketentuan yang tercantum
  7. Unggah seluruh dokumen persyaratan dalam format yang ditentukan (pastikan semua dokumen terbaca jelas)
  8. Pilih ujian yang menyelenggarakan seleksi PPPK BGN
  9. Review ulang semua data yang telah diisi
  10. Klik “Resume” lalu akhiri pendaftaran
  11. Cetak kartu pendaftaran sebagai bukti telah mengikuti seleksi
  12. Tunggu hasil pengumuman seleksi administrasi untuk mengikuti proses selanjutnya

Karena waktunya sangat singkat dan padat, semua dokumen harus sudah siap jauh sebelum tanggal pembukaan. Pastikan tidak ada yang tertinggal agar proses verifikasi administrasi berjalan lancar.

Jadwal Lengkap Seleksi PPPK BGN 2025

Berikut timeline resmi yang dirilis langsung oleh Badan Gizi Nasional. Jadwal berlaku untuk formasi khusus maupun umum dengan sedikit perbedaan pada tanggal tes CAT:

Baca Juga:  Spalletti Buka Suara Soal Kontrak Baru di Juventus, Pindah Gedung Makin Dekat ke Kursi Direktur!

1.Jadwal Formasi Khusus:

  • Pendaftaran & Seleksi Administrasi: 5–10 Desember 2025
  • Pengumuman Hasil Administrasi: 11 Desember 2025
  • Masa Sanggah: 12–13 Desember 2025
  • Jawab Sanggah: 12–13 Desember 2025
  • Pengumuman Pasca Sanggah: 13 Desember 2025
  • Penjadwalan Seleksi Kompetensi: 12–13 Desember 2025
  • Pengumuman Daftar Peserta CAT: 14–15 Desember 2025
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi CAT: 16–29 Desember 2025
  • Pengolahan Nilai: 30 Desember 2025–3 Januari 2026
  • Pengumuman Kelulusan: 4–5 Januari 2026
  • Pengisian DRH NI PPPK: 6–15 Januari 2026
  • Usul Penetapan NI PPPK: 16–25 Januari 2026

2.Jadwal Formasi Umum:

  • Pendaftaran & Seleksi Administrasi: 5–10 Desember 2025
  • Pengumuman Hasil Administrasi: 11 Desember 2025
  • Masa Sanggah: 12–13 Desember 2025
  • Jawab Sanggah: 12–13 Desember 2025
  • Pengumuman Pasca Sanggah: 13 Desember 2025
  • Penjadwalan CAT: 14–15 Desember 2025
  • Pengumuman Jadwal Seleksi: 16–17 Desember 2025
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi CAT: 18–29 Desember 2025
  • Pengolahan Nilai: 30 Desember 2025–3 Januari 2026
  • Pengumuman Kelulusan: 4–5 Januari 2026
  • Pengisian DRH NI PPPK: 6–15 Januari 2026
  • Usul Penetapan NI PPPK: 16–25 Januari 2026

Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai arahan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Pelamar wajib memantau situs resmi www.bgn.go.id dan akun SSCASN pribadi untuk update terbaru.

Tahapan Seleksi PPPK BGN 2025

Seleksi PPPK BGN terdiri dari dua fase utama yang harus dilewati dengan saksama:

Fase 1: Seleksi Administrasi

Panitia akan memverifikasi kelengkapan dan kesesuaian dokumen yang diunggah. Jika dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pelamar punya hak untuk mengajukan sanggah maksimal 2 hari sejak pengumuman. Panitia akan melakukan verifikasi ulang dan memberikan jawaban resmi.

Perlu diingat, pada masa sanggah bisa terjadi perubahan status dari lulus menjadi tidak lulus jika ditemukan ketidaksesuaian dokumen. Jadi, pastikan semua dokumen valid dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Fase 2: Seleksi Kompetensi (CAT BKN)

Bagi yang lolos administrasi, tahap selanjutnya adalah mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) di lokasi yang telah ditentukan BKN. Sistem CAT ini mengukur kompetensi teknis dan manajerial sesuai jabatan yang dilamar. Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan ranking nilai CAT. Semakin tinggi nilai yang diperoleh, semakin besar peluang diterima sesuai kuota formasi yang tersedia.

Pelaksanaan seleksi kompetensi CAT berlangsung dalam 3 sesi per hari, dan khusus hari Jumat digelar 2 sesi. Durasi pengerjaan ujian ditetapkan selama 130 menit. Peserta wajib hadir paling lambat 90 menit sebelum ujian dimulai dengan membawa kartu ujian asli dan KTP asli.

Berapa Gaji PPPK BGN 2025?

Pertanyaan yang paling banyak dicari calon pelamar adalah berapa gaji yang akan diterima jika lolos seleksi. Gaji PPPK BGN mengikuti ketentuan nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2024 tentang Gaji dan Tunjangan Pegawai PPPK, yang merupakan perubahan dari Perpres Nomor 98 Tahun 2020.

Hingga tahun 2025, tidak ada penyesuaian baru terhadap struktur gaji PPPK. Kenaikan terakhir terjadi pada 2024 sebesar 8 persen, dan skema tersebut masih berlaku pada 2025. Berikut rincian gaji pokok PPPK BGN berdasarkan golongan:

  • Golongan VII (D-III): Rp 2.858.800 – Rp 4.551.800
  • Golongan IX (S-1/D-IV): Rp 3.203.600 – Rp 5.261.500

Angka tersebut adalah gaji pokok belum termasuk tunjangan. Dalam praktiknya, PPPK BGN berhak mendapatkan berbagai tunjangan sesuai ketentuan instansi seperti:

  • Tunjangan Kinerja (Tukin): Estimasi Rp 1.900.000 – Rp 4.500.000 tergantung kelas jabatan
  • Tunjangan Keluarga: Sesuai regulasi PPPK nasional
  • Tunjangan Pangan: Sekitar Rp 72.420 per
  • Tunjangan Jabatan Fungsional: Ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenjang

Dengan memperhitungkan seluruh komponen, take home pay yang bisa diterima fresh graduate lulusan S-1 diperkirakan mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per bulan, bahkan bisa lebih tinggi tergantung lokasi penempatan dan kelas jabatan.

Tips Lolos Seleksi PPPK BGN 2025

Meski kuota yang disediakan sangat besar, kompetisi tetap ketat mengingat rekrutmen ini menjadi satu-satunya kesempatan PPPK skala nasional di tahun 2025. Berikut tips praktis agar peluang lolos semakin besar:

  • Siapkan Dokumen Jauh-Jauh Hari: Jangan sampai ada yang tertinggal atau rusak saat waktu pendaftaran tiba
  • Pastikan Data Akurat: Kesalahan kecil dalam pengisian biodata bisa membuat gagal di seleksi administrasi
  • Upload Dokumen dengan Jelas: Gunakan scanner berkualitas baik agar semua tulisan terbaca dengan sempurna
  • Pilih Formasi Sesuai Kualifikasi: Jangan memaksakan diri mendaftar di formasi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan
  • Manfaatkan Waktu Sanggah: Jika merasa lolos tapi dinyatakan TMS, jangan ragu untuk mengajukan sanggah dengan bukti valid
  • Latihan Soal CAT Secara Rutin: Perbanyak simulasi ujian agar terbiasa dengan sistem dan manajemen waktu
  • Jaga Kesehatan: Kondisi fisik dan mental prima sangat penting saat menghadapi ujian CAT
  • Pantau Informasi Resmi: Selalu cek website bgn.go.id dan akun SSCASN untuk update terbaru
Baca Juga:  Simak Komponen THR 2026 dan Besaran Pencairannya yang Baru!

Ingat, BGN menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun. Waspadai oknum yang menawarkan jasa lolos seleksi dengan imbalan sejumlah uang. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Penempatan dan Wilayah Kerja

Peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan di dapur umum yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Penempatan ditentukan berdasarkan alamat KTP masing-masing pelamar untuk memastikan pemerataan tenaga kerja serta kelancaran operasional program MBG.

BGN membagi wilayah penempatan menjadi 3 direktorat regional yang mencakup seluruh nusantara. Dengan demikian, pelamar memiliki kesempatan untuk bekerja di daerah asal masing-masing, yang tentunya memudahkan dalam hal adaptasi dan mobilitas.

Kontak Bantuan dan Informasi

Jika memiliki pertanyaan seputar rekrutmen PPPK BGN 2025, dapat menghubungi:

Pantau terus informasi terbaru hanya melalui kanal resmi untuk menghindari berita hoaks atau penipuan.


Penutup

Rekrutmen PPPK BGN 2025 bukan sekadar lowongan kerja biasa. Ini adalah kesempatan berkontribusi langsung dalam program nasional yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya dalam mewujudkan generasi bebas stunting melalui pemenuhan gizi yang optimal.

Dengan total 32.000 formasi yang tersedia, peluang terbuka lebar bagi siapa saja yang memenuhi kualifikasi. Yang terpenting adalah kesiapan, keseriusan, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Persiapkan diri dengan matang, ikuti setiap tahapan dengan cermat, dan pastikan tidak melewatkan satu pun informasi penting.

Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Segera daftar dan jadilah bagian dari perubahan besar untuk Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. Semoga sukses dalam perjalanan karier sebagai ASN di Badan Gizi Nasional!


Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan pengumuman resmi BGN dan ketentuan yang berlaku per Desember 2025. Jadwal, syarat, dan ketentuan dapat berubah sesuai arahan Panitia Seleksi Nasional. Untuk informasi paling akurat dan terkini, selalu pantau website resmi www.bgn.go.id dan portal SSCASN di sscasn.bkn.go.id. Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun.

FAQ Seputar Pengumuman PPPK BGN 2025

Sesuai jadwal panitia seleksi nasional (Panselnas), pengumuman hasil kelulusan akhir PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) Tahun Anggaran 2025 dijadwalkan pada rentang waktu Akhir Desember 2025 hingga Awal Januari 2026. Peserta dihimbau memantau portal SSCASN dan laman resmi BGN secara berkala.

Anda dapat melihat status kelulusan melalui dua kanal resmi:

  • Login ke akun Anda di portal sscasn.bkn.go.id (Cek bagian resume pendaftaran).
  • Website atau Media Sosial resmi Badan Gizi Nasional yang biasanya melampirkan file PDF pengumuman kolektif.

Berikut adalah makna kode pada lampiran pengumuman:

  • P/L : Peserta Lulus Passing Grade dan Lulus Seleksi (Diterima).
  • P : Peserta Lulus Passing Grade, namun tidak lolos perankingan formasi.
  • TL : Tidak Lulus.
  • TH : Tidak Hadir saat ujian.

Ya. Setelah pengumuman hasil akhir, terdapat Masa Sanggah selama 3 hari. Peserta yang merasa ada kesalahan perhitungan nilai teknis atau manajerial dapat mengajukan sanggahan melalui akun SSCASN. Namun, sanggahan tidak berlaku jika kesalahan berasal dari kelalaian peserta.

Peserta yang dinyatakan lulus wajib melanjutkan ke tahap pemberkasan digital, yaitu:

  • Mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) di akun SSCASN.
  • Mengunggah dokumen persyaratan penetapan NI PPPK (seperti SKCK, Surat Keterangan Sehat Jasmani/Rohani, dan Surat Bebas NAPZA).

Pastikan Anda menyelesaikan tahapan ini sebelum batas waktu yang ditentukan agar tidak dianggap mengundurkan diri.